Fatwa perlindungan satwa liar, apakah efektif?

  • 6 Maret 2014
Harimau Sumatera
Image caption Satwa liar dan langka seperti harimau masih sering diburu.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa melarang perburuan dan perdagangan ilegal satwa liar.

Menurut MUI aktivitas perburuan dan perdagangan ilegal tersebut "tidak etis, tidak bermoral, dan berdosa".

"Ada tanggung jawab moral keagamaan untuk memakmurkan bumi dan seisinya dengan aktivitas yang positif," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni'am Sholeh.

"Semua kegiatan perburuan yang mengakibatkan kepunahan satwa liar tanpa dasar agama atau ketentuan hukum adalah haram."

Fatwa yang dikatakan yang pertama di dunia ini disambut baik oleh organisasi lingkungan WWF.

"Ini memberikan aspek spiritual dan meningkatkan kesadaran moral yang akan membantu kita dalam melindungi dan menyelamatkan satwa liar yang tersisa di Indonesia seperti harimau dan badak yang terancam punah," Direktur Komunikasi WWF, Nyoman Iswara Yoga.

Pembabatan hutan, yang banyak dilakukan secara ilegal, mengancam kehidupan spesies yang terancam punah seperti harimau Sumatra, orang utan, dan gajah Sumatra.

Pemburu juga mencari gajah liar untuk memperoleh gading binatang ini yang antara lain digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional Cina.

Apakah akan efektif?

Terima kasih MUI, siap kami laksanakan. Kami masih mempunyai satwa langka di dekat rumah kami, juga masih punya hutan yang lebat. Alhamdulillah, polisi hutan di daerah kami juga sudah mengeluarkan himbauan terlebih dulu untuk tidak melakukan perburuan liar. (Sandi Satria Purnama)

Islam juga mengatur masalah hewan. Ingat Rasululullah melarang perburuan hewan hanya sekedar hobi, dilarang juga memakai benda tumpul untuk membunuh binatang. (Sarwo Edhi)

Hanya Islam yg melindungi seluruh penghuni alam ini, termasuk hewan, tumbuhan dan lain-lain. Secara tersirat hal tersebut ada dalam hadist Rasulullah. Tidak aneh hal tersebut dilakukan oleh ulama Islam. Sebaiknya BBC membuka kajian yang bersifat umum, dan membandingkan dengan agama lain. (Savante Leora)

Aneh kok baru sekarang, apa jangan-jangan untuk mengalihkan perhatian klu lagi jadi sorotan banyak pihak. (Bu Sri Wahyuni)

Tidak akan punya dampak. Para penyelundup semuanya lemah iman. (Rizki Marta Djakaria)

Sepertinya tidak akan berpengaruh. Walau MUI memutuskan bahwa perdagangan satwa langka adalah haram, tapi pemerintah tidak melindungi hewannya itu sendiri. (Octavianus Anugrah)