Basuki Tjahaja Purnama selesai diperiksa secara 'maraton' di Mabes Polri

Ahok Hak atas foto AFP
Image caption Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk kedua kalinya diperiksa polisi dalam kasus dugaan penistaan agama.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, telah rampung menjalani pemeriksaan polisi hari Senin (07/11), dalam status sebagai terlapor kasus dugaan penistaan agama.

Pemeriksaan digelar beberapa hari setelah demonstrasi besar anti-Ahok di Jakarta, pada Jumat (04/11), yang diikuti oleh puluhan ribu orang. Para peserta demo mendesak kasus Ahok diselesaikan secara tuntas.

Ahok tiba di Mabes Polri sekitar pukul 08.15 WIB dan menjalani pemeriksaan masih selama sembilan jam, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, yang meliput di Mabes Polri.Ia diperiksa di salah-satu ruangan di gedung ruang rapat utama Mabes. Pemeriksaan sempat dihentikan saat makan siang sekitar pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan sekitar satu jam kemudian.Ahok yang mengenakan batik cokelat dengan lengan panjang tidak memberikan keterangan saat ditanya para wartawan. Ia hanya melambaikan tangan dan langsung masuk satu ruangan di Mabes Polri.Pemeriksaan atas Ahok ini merupakan kedua kali sebagai terlapor. Sejauh ini Polri telah mendengarkan keterangan dari 25 saksi terkait dugaan penistaan agama dengan terlapor Ahok.

Hak atas foto AP
Image caption Ahok diduga melakukan penistaan agama dan sudah dilaporkan ke polisi. Pihak yang melaporkan di antaranya adalah Pemuda Muhammadiyah.

Ahok dilaporkan ke polisi setelah ia diduga melakukan penistaan atau penghinaan agama Islam ketika menyampaikan sambutan di Kepulauan Seribu, akhir September.

Gubernur yang sekarang nonaktif karena maju di pilkada DKI Jakarta tersebut mengutip surat Al-Maidah 51 di al-Quran dan mengaitkan ayat ini dengan pilkada.

Ia sudah meminta maaf namun pihak-pihak yang melaporkan mendesak aparat penegak hukum untuk tetap memproses kasus ini.

Kasus ini memicu setidaknya dua unjuk rasa di Jakarta, yang terakhir pada Jumat (04/11) yang diikuti puluhan ribu orang, yang meminta kasus Ahok diselesaikan secara tuntas.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, ketika menemui perwakilan peserta demonstrasi, berjanji kasus Ahok akan selesai dalam waktu dua pekan.

Polisi mengatakan kasus Ahok akan diproses menurut peraturan yang berlaku dan polisi juga akan bertindak independen, kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Rianto.

"Ada sebagian masyarakat yang tidak sabar, sepertinya ingin cepat (selesai). Padahal tahapannya kan ada. Teman-teman penyidik sudah maraton, simultan melaksanakan tugas itu," kata Agus.

"Kami tidak bermain politik, oleh karena itu kami tidak berharap bisa terikut dengan ranah politik," tambahnya.

Image caption Awak media menunggu pemeriksaan Ahok di Mabes Polri, Jakarta, Senin (07/11)

Topik terkait

Berita terkait