Pesawat polri 'hilang', Basarnas turunkan penyelam

pesawat polri Hak atas foto AFP
Image caption Polisi menyebutkan pesawat itu mengangkut lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri.

Tim Basarnas melanjutkan pencarian pesawat Polri jenis skytruck dengan mengerahkan 15 kapal, pesawat dan tim penyelamat ke wilayah perairan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (04/11).

Pesawat milik Polisi dengan tipe M-28 ( skytruck) rute Pangkalpinang-Batam dilaporkan mengalami hilang kontak, Sabtu (03/12) di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Polisi menyebutkan pesawat itu mengangkut lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri.

Pesawat itu berangkat dari Pangkal Pinang sekitar pukul 09.24 WIB dengan tujuan Batam. Diperkirakan tiba di tujuan sekitar satu jam kemudian, tetapi sebelum tiba di tujuan, pesawat itu hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Lingga.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (04/11), Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bambang Sulistyo mengatakan, pihaknya menemukan tiga kantung mayat, Sabtu (03/12), selain serpihan badan pesawat.

"Tadi (Sabtu) malam, langsung juga tiga kantung mayat itu -yang tidak utuh- kemudian diserahterimahkan pukul 02.15 (WIB) pagi ke pihak kepolisian di Tanjung Pinang," kata Bambang Sulistyo.

Otoritas terkait sejauh ini masih memeriksa tiga kantong jenazah tersebut dan belum bisa diketahui identitasnya.

Satu jenazah ditemukan

Sejumlah laporan juga menyebutkan tim pencari telah menemukan satu jenazah, tetapi belum diketahui identitasnya. Jenazah tersebut tengah diidentifikasi di RS Bhayangkara, Batam.

Sementara, tim Basarnas terus melakukan pencarian pesawat tersebut dengan mengerahkan 15 kapal dari berbagai kesatuan dan instansi, selain pencarian dari udara dengan menggunakan helikopter.

"Unsur laut ada 15 kapal yang kami operasikan," kata Bambang Sulistyo.

Mereka juga menerjunkan lima orang penyelam untuk melakukan tugas konfirmasi dalam mencari bangkai pesawat di dasar laut.

Kepada wartawan, Bambang Sulistyo membenarkan bahwa sejumlah nelayan telah menemukan serpihan pesawat tersebut.