Enam hal soal debat perdana calon gubernur DKI Jakarta

jakarta, pilkada Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Iklan kampanye calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta ditampilkan di berbagai sudut kota Jakarta.

Topik apa saja yang diperdebatkan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dalam debat perdana, 13 Januari 2017? Dan bagaimana aturan mainnya? Inilah enam hal soal debat perdana cagub dan cawagub DKI Jakarta.

Topik apa saja yang diperdebatkan?

Ada tiga topik yang akan diperdebatkan, yakni sosial ekonomi, lingkungan dan transportasi, serta pendidikan.

Ketiga tema itu akan dijabarkan dalam subtema yang lebih spesifik. Soal lingkungan dan transportasi, misalnya, mencakup problem penanganan banjir, penataan kota, dan pengembangan transportasi publik. Sementara tema pendidikan mencakup kebudayaan serta keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 123/Kpts/KPU/2016, tema debat merujuk pada visi, rencana strategi pembangunan, dan isu-isu aktual di daerah. Secara spesifik, tema debat antara lain mencerminkan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan memperkokoh kebangsaan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hak atas foto AFP/Getty
Image caption Agus Yudhoyono (paling kiri) bersama istri, adik ipar, dan adiknya dalam suatu acara. Agus memilih meninggalkan kariernya di TNI guna mengikuti Pilkada DKI Jakarta.

Siapa saja panelisnya?

Ada empat panelis dalam perdebatan, yakni Dr Imam Prasodjo (dosen Universitas Indonesia), Prof Dr Aceng Rahmat, M.Pd (dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta), Dr Yayat Supriyatna (dosen Universitas Trisakti) dan Dr Enny Sri Hartati (direktur Institute For Development of Economics and Finance).

Adapun moderator yang akan memandu debat ialah Dwi Noviratri Koesno atau yang lebih populer dengan nama Ira Koesno.

Bagaimana aturan debat?

Debat terdiri dari enam sesi. Sesi pertama akan diisi pemaparan visi-misi dan program kerja calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Sesi dua dan tiga diisi tanya jawab moderator dan tanggapan antar-pasangan calon.

Inti debat ada pada sesi empat dan lima. Pada tahap ini, antar-pasangan akan saling bertanya dan berargumentasi. Sementara sesi enam akan diisi pernyataan penutup atau kesimpulan serta ajakan menjaga keamanan selama kampanye, pemungutan suara, dan penghitungan suara.

Hak atas foto AFP/Getty
Image caption Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok adalah calon petahana dalam Pilkada DKI Jakarta. Saat ini dia masih menjalani persidangan dalam kasus dugaan penistaan agama.

Moderator akan menyampaikan pertanyaan yang telah disusun tim panelis.

Baik panelis dan moderator berkewajiban untuk memberikan keberimbangan waktu dan kesempatan dalam menjawab pertanyaan dan menyampaikan visi misi kepada masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, serta tidak memberi opini, komentar, penilaian, dan kesimpulan terhadap jawaban atau tanggapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Di mana debat berlangsung?

Debat pertama akan digelar di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Namun, warga bisa menyaksikan debat melalui siaran langsung tiga stasiun televisi, yakni TV One, Net TV, dan Jawa Pos TV, dalam durasi 120 menit sejak pukul 20.00 WIB.

Hak atas foto Oscar Siagian / Getty
Image caption Anies Baswedan mendapat nomor urut tiga dalam Pilkada DKI Jakarta. Anies adalah mantan menteri pendidikan dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

Apakah debat sudah berlangsung sebelumnya?

Debat sudah berlangsung dua kali, tapi tidak resmi. Yang pertama diadakan Net TV pada 9 Desember 2016, sedangkan yang kedua digelar Kompas TV pada 15 Desember 2016. Keduanya hanya menampilkan dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur, yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Adapun pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tidak hadir. Menurut Agus, "Tidak ada kewajiban bagi paslon mana pun, termasuk saya untuk menghadiri acara debat, selain yang dijadwalkan resmi oleh KPUD."

Berapa kali debat berlangsung?

KPUD DKI Jakarta menetapkan tiga putaran debat. Selain pada 13 Januari 2017, debat akan diadakan pada 27 Januari dan 10 Februari 2017.

Debat kedua akan disiarkan Metro TV, MNC, dan TVRI. Adapun debat ketiga disiarkan Trans Group, SCTV, Kompas TV dan JakTV.

Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan pasangan calon yang tidak mengikuti debat akan djatuhi sanksi. Sanksi pertama berupa penghentian iklan tayangan kampanye, sedangkan sanksi kedua KPU akan menyebarkan kepada masyarakat melalui media soal ketidakhadiran calon kepala daerah saat debat apsangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan KPU.

Topik terkait

Berita terkait