FUI : Ada unsur 'rekayasa dan kriminalisasi' dalam kasus Rizieq

Rizieq Shihab Hak atas foto Reuters
Image caption Pimpinan FPI, Rizieq Shihab, mengatakan terdapat 'simbol palu arit' di lembaran uang rupaih, klaim yang dibantah oleh Bank Indonesia.

Organisasi massa Forum Umat Islam (FUI) mengklaim terdapat 'unsur rekayasa dan kriminalisasi' dalam kasus 'gambar palu arit' pada mata uang rupiah dengan terlapor pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

"Kenapa tiba-tiba muncul lembaga swadaya masyarakat bernama JIMAF (Jaringan Intelektual Muda Anti-Fitnah). Apa hak mereka, apa legal standing mereka untuk melaporkan Habib Rizieq?" kata Muhammad Al Khaththath, salah satu pimpinan Forum Umat Islam (FUI).

"Kami melihat ada rekayasa dan ini adalah bentuk kriminalisasi," katanya.

Al Khaththath menyampaikan hal tersebut di sela-sela diskusi bertema membela Islam dan ulama Islam di Jakarta, hari Minggu (22/01), menjelang pemeriksaan Rizieq di Polda Metro Jaya, yang direncanakan dilaksanakan hari Senin (23/01).

Kasus Rizieq berawal dari unggahan video ceramahnya di YouTube. Di video yang diunggah oleh FPI ini Rizieq antara lain mengatakan terdapat 'logo atau gambar palu dan arit' di lembaran pecahan rupiah.

"Semuanya pakai palu arit. Yang 2.000, 10.000, 50.000 pakai palu arit. Yang 1.000 pakai palu arit. Ini negara Pancasila atau PKI?" kata Rizieq dalam video tersebut.

Unsur 'pengaman' uang rupiah

Hak atas foto Tribun News
Image caption Logo di bawah nomor seri di lembaran uang rupiah yang diklaim sebagai 'palu arit' oleh pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Video ini ramai dibahas di media sosial dan belakangan dua LSM, JIMAF dan Solidaritas Merah Putih (Solmet), melaporkan pernyataan Rizieq soal logo 'palu arit' itu ke Polda Metro Jaya dengan alasan mereka tersinggung dengan 'tuduhan PKI' yang dilontarkan Rizieq.

Dikatakan pula ucapan Rizieq 'berbahaya dan bisa memicu kesalahpahaman'.

Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan pada Senin (23/01) giliran Rizieq yang akan dimintai keterangan oleh tim penyidik dalam kapasitas sebagai saksi terlapor.

Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan mengatakan setelah pemeriksaan ini akan diketahui status Rizieq, apakah akan menjadi tersangka atau tidak.

"Kalau nanti sudah diperiksa, kemudian buktinya lengkap, kalau tersangka (akan dijadikan) tersangka. Kalau tidak ya tidak," kata Iriawan.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, sebelumnya telah menegaskan bahwa pecahan uang rupiah tidak memuat simbol terlarang palu dan arit seperti yang dituduhkan Rizieq.

Bank Indonesia menegaskan gambar tersebut merupakan gambar saling isi atau rectoverso yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang rupiah.

Topik terkait

Berita terkait