Tujuh WNI diculik dan disandera kelompok Abu Sayyaf

Filipina Hak atas foto AFP
Image caption Militer Filipina menyatakan akan memerangi kelompok militan Abu Sayyaf.

Penculikan dan penyanderaan warga negara Indonesia oleh kelompok mlitan Filipina Abu Sayyaf kembali terjadi pada periode Desember-Januari lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, mengatakan tujuh WNI diculik dari perairan Sabah Malaysia dalam kurun waktu Desember 2016 hingga Januari 2017.

"Desember lalu itu dua kali penyanderaan di Perairan Sabah, yang pertama dua WNI diculik dan disandera, kemudian beberapa waktu kemudian dua lagi WNI, pada 9 Januari lalu. Kalau tidak salah ada tiga WNI lagi yang diculik, juga di Perairan Sabah," kata Arrmanatha kepada para wartawan di Jakarta, hari Kamis (02/02).

Arrmanatha mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah Filipina dan pemilik kapal di Malaysia, dan sejauh ini diketahui ketujuh WNI itu disandera di sekitar Filipina Selatan.

Sebelumnya, lebih dari 10 WNI sempat diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf pada tahun lalu dan seluruhnya telah berhasil dibebaskan.

Topik terkait

Berita terkait