Seberapa realistis program kerja tiga kandidat gubernur Jakarta?

debat cagub dki Hak atas foto Reuters

Masing-masing kandidat gubernur DKI Jakarta menawarkan program kerja yang dijanjikan dapat membuat Jakarta menjadi lebih baik. Namun apakah program-program tersebut realistis untuk diwujudkan?

Program kerja Agus-Sylvi

Cagub nomor urut satu ini menawarkan konsep penataan kota dengan 'menggeser' daripada 'menggusur'.

Di media sosial istri Agus, Annisa Yudhoyono, menjelaskan bahwa pemda akan memfasilitasi warga untuk bisa bergeser atau pindah sementara ke hunian warga lain di sekitarnya agar lahan yang dibutuhkan siap untuk dibangun.

Kemudian ketika rumah rakyat tahap pertama sudah jadi, warga lama bisa kembali, menempati unit baru pengganti miliknya kembali.

Unit-unit hunian baru yang tersisa bisa diberikan bagi warga lain yang rumahnya terkena tahap berikutnya. Jadi warga cukup bergeser, tidak perlu dipindah jauh-jauh, sehingga 'tercabut' dari kehidupan sebelumnya.

Namun pertanyaannya adalah apakah warga setuju untuk di'geser' karena alasan banyak warga tidak ingin direlokasi adalah mereka sudah memiliki sertifikat tanah tempat kediaman mereka.

Serta apakah ada lahan di sekitar bantaran sungai yang tersedia untuk dijadikan fasilitas pengalihan, karena biasanya daerah bantaran sungai adalah daerah padat permukiman.

Menurut Dr Gunawan Tjahyono, guru besar dan ahli tata kota dari Universitas Indonesia, yang ditawarkan oleh pasangan ini adalah permukiman kembali atau resettlement. Hal ini memungkinkan untuk dijalankan namun membutuhkan proses panjang.

"Perlu beberapa strategi tentang pengakuan hak tanah yang baru, tanpa itu tidak bisa begitu saja dijalankan. Perlu ada konsesi," kata Gunawan.

Pasangan Agus-Sylvi juga menawarkan bantuan tunai kepada warga.

Ada beberapa bantuan tunai yang dijanjikan di antaranya: dana pemberdayaan komunitas sebesar Rp1 miliar per RW per tahun; Bantuan Langsung Sementara (BLS) sebesar Rp5 juta per tahun untuk setiap keluarga miskin; dan bantuan dana bergulir untuk permodalan pelaku usaha sebesar Rp1 triliun.

Menurut Agus, ada sekitar 128.000 keluarga miskin di Jakarta sehingga total BLS yang dibutuhkan adalah Rp650 miliar per tahun. Sedang untuk pemberdayaan komunitas, ada sekitar 2.700 RW di Jakarta sehingga dibutuhkan total dana Rp2,7 triliun untuk dana pemberdayaan komunitas ini.

Menurut ekonom David Sumual, dana bantuan tunai untuk keluarga miskin ini rentan salah sasaran atau disalahgunakan dan tidak dapat menjawab permasalahan kemiskinan.

"Kalau hanya dikasih uangnya saja, uangnya tidak akan digunakan untuk investasi atau yang lain, directly digunakan untuk konsumsi biasanya," kata David.

"Kalaupun mau diberikan, mungkin dalam bentuk natura atau dalam bentuk pelatihan ke kelompok-kelompok seperti kelompok tani di desa, atau RT/RW di kota," tambahnya.

"Kalau uang saja, hanya sekejap biasanya. Baru berapa hari langsung habis tanpa ada peningkatan kapasitas masyarakat."

"Apalagi kalau menggunakan skema yang lama (skema BLT di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) ya banyak sekali kebocorannya."

"Tidak mendidik sebenarnya sih."

Hak atas foto Agussylvi.id

Hal yang sama diutarakan David terkait dana tunai untuk RW.

"RW-nya nantinya membuat kegiatan-kegiatan yang khawatirnya mubazir. Apakah mereka butuh uang segitu, setiap RW apa mau dibagi rata? Mekanismenya belum jelas."

Sedang untuk dana Rp1 triliun untuk pemodalan usaha, menurut David, bukan hanya permodalan yang perlu dibantu oleh pemerintah.

"Untuk entrepreneurship harus dicari betul individu-individu yang sedang dalam tahapan usaha dibandingkan yang buta sama sekali. Bukan hal yang mudah sebetulnya (menjadi pengusaha)," kata David.

"Bukan semata-mata modal dan kemampuan, tapi juga jaringan dan pemasaran."

Sulit untuk menilai program aksi lainnya dari Agus-Sylvi karena yang tertulis di situs resmi mereka tidak memiliki indikator pengukuran dan dibuat terlalu umum layaknya skripsi mahasiswa sehingga tidak dapat dielaborasi lebih jauh.

_______________________________

Siapakah Agus Harimurti Yudhoyono?

Pria berusia 38 tahun ini adalah putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Mengikuti jejak ayahnya sebagai tentara, Agus memiliki rekam jejak yang sangat baik di militer.

Lulus dari Akademi Militer Magelang pada 2000, dia melanjutkan sekolah ke Universitas Teknologi Nanyang di Singapura dan mendapatkan gelas Master of Science in Strategic Studies.

Dia juga belajar Administrasi Publik di Universitas Harvard dan mengikuti sekolah lanjutan perwira di Fort Benning dan sekolah komando di Fort Leavenworth, semuanya di AS.

Agus dicalonkan oleh partai ayahnya, Demokrat yang berkoalisi dengan PKB, PPP dan PAN untuk menjadi kandidat gubernur DKI pada akhir 2016.

Agus yang tidak memiliki pengalaman di birokrasi pun harus keluar dari militer setelah mengabdi selama 16 tahun, agar dapat maju sebagai Cagub DKI di Pilkada 2017 ini.

Program kerja Ahok-Djarot

Salah satu program kerja yang kontroversial bagi pasangan petahana Ahok-Djarot adalah reklamasi 17 pulau di utara Jakarta.

Dalam ulasan program kerja Ahok-Djarot disebutkan bahwa mereka akan melanjutkan pembangunan tanggul laut (NCICD A) di sepanjang pantai utara (Pantura) Jakarta serta melanjutkan reklamasi untuk mewujudkan Jakarta sebagai water front city sekaligus merevitalisasi daratan dan perairan Jakarta Utara melalui skema subsidi silang.

Menurut Ahok, pembangunan tanggul bermanfaat untuk menyelesaikan banjir akibat air pasang. Namun, pembangunan pulau buatan mendapatkan banyak kritikan baik dari nelayan dan pegiat lingkungan.

Sempat beredar di media sosial bahwa seorang mantan aktivis lingkungan mengatakan bahwa pantai utara Jakarta sudah tidak dapat dipulihkan.

Namun LSM lingkungan WALHI, lewat siaran pers mereka menegaskan bahwa pantai utara Jakarta masih bisa dipulihkan.

"WALHI berpandangan bahwa pantai utara Jakarta bisa dipulihkan dan direhabilitasi. Namun tentu saja proses pemulihan tersebut tidak bisa dilakukan secara instan," kata Nur Hidayati, direktur eksekutif nasional WALHI di siaran pers.

"Memecahkan masalah di Jakarta pun tidak bisa dilakukan eksklusif hanya oleh pemerintah DKI Jakarta saja, namun harus melibatkan pemerintah daerah sekitarnya, seperti Jawa Barat dan Banten, karena sesungguhnya ekosistem tidak bisa dipisah-pisahkan berdasarkan batas-batas administratif."

Reklamasi 17 pulau sebenarnya adalah proyek Pemda DKI di zaman Presiden Soeharto, namun karena krisis keuangan yang terjadi pada 1997, proyek ini akhirnya tertunda.

Lebih lanjut Nur Hidayati mengatakan dalam siaran pers, "cara pandang yang cenderung melakukan "pemutihan" kesalahan di masa lalu akibat "keterlanjuran" proyek skala raksasa sehingga sebaiknya tidak dilakukan pemulihan/rehabilitasi atas berbagai kerusakan yang ada, merupakan suatu cara pandang berbahaya yang ingin melestarikan moral hazards dari pelaku usaha dan pembuat kebijakan yang menggunakan kewenangannya tanpa kendali dan melabrak berbagai aturan yang ada."

"Belajar dari pengalaman di masa lalu dimana terdapat banyak proyek raksasa yang tidak berlanjut akibat berakhirnya rezim penguasa, menjadi pertanyaan besar bagi WALHI apakah proyek reklamasi 17 pulau yang akan digabungkan dengan proyek Giant Sea Wall yang berjangka waktu hingga 2025 akan bisa terus berlanjut."

Hak atas foto TIM BADJA
Image caption Ahok dan Djarot di kampanye hari terakhir (11/02) di Kemayoran, Jakarta Pusat

Sebagian besar program kerja pasangan petahana ini masih seputar apa yang mereka kerjakan pada periode sebelumnya: memperbaiki tata kota untuk mengantisipasi banjir; memperbaiki kualitas transportasi untuk mengurangi kemacetan serta memperbaiki birokrasi dengan peningkatan kinerja pegawai.

__________________________________________

Siapakah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Ahok adalah seorang pengusaha yang menjadi politikus. Karier politiknya dimulai pada 2004 dengan maju menjadi anggota DPRD Belitung Timur.

Menjadi anggota DPRD selama delapan tahun, Ahok dinobatkan sebagai 1 dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia pada tahun 2006 oleh Majalah Tempo.

Pada 2012 Ahok pun terpilih menjadi anggota DPR, namun tak lama Joko Widodo meminangnya sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Dengan terpilihnya Joko Widodo sebagai presiden pada 2014, Ahok kemudian naik menjadi gubernur, yang masa jabatannya akan segera berakhir jika tak terpilih kembali dalam pilkada 2017 ini.

Program Kerja Anies-Sandi

Untuk memberikan hunian layak bagi penduduk DKI, maka Bank DKI akan diminta mengganti syarat pembayaran DP (down payment atau uamg muka) yang saat ini sebesar 30% dari harga rumah, dengan jumlah sebesar di tabungan calon konsumen.

Menurut ekonom David Sumual, penghapusan sistem DP ini ujung-ujungnya akan membebani warga DKI dan belum tentu akan diterima oleh pemain industri.

"Dari OJK sendiri sebenarnya DP sudah dilonggarkan. DP itu dalam rangka prinsip kehati-hatian juga," jelas David.

"Kalau orang membeli rumah tanpa DP, keterikatannya dalam membayar kan berkurang. Dia kalau tidak ada keinginan membayar lagi, dia akan lepas. Ini tidak baik untuk pasar properti dan pasar perbankan," tambah David.

"Berarti di situ ada subsisdi lagi kemungkinan karena Bank DKI akan terbebani (dengan kredit macet)."

"Bahkan kalau di industri, dulu sempat ada wacana kendaraan bermotor tanpa DP, industrinya sendiri yang tidak mau", kata David.

Selain itu, pasangan calon nomor urut tiga ini menawarkan pembangunan Lumbung Kota untuk mempermudah warga mendapatkan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan mempersingkat rantai distribusi.

Menurut ekonom pertanian Dr Sugiyono Madelan, lumbung kota tidak akan berfungsi karena sudah ada mekanisme pasar.

"Tahun 1990-an sudah ada rencana seperti itu. Karena DKI kan konsumen, jadi khawatir kalau ada gangguan di bidang produksi atau distribusi jadi tidak akan berdampak," terang Sugiyono.

"Kalau sekarang tidak bisa berfungsi, karena ada Bulog yang melakukan. Mekanisme pasar sudah terpenuhi (oleh para pedagang). Gejolak harga memang bisa terjadi tapi pendapatan penduduk DKI kan lumayan tinggi."

Hak atas foto Sandra Sahelangi
Image caption Anies-Sandi pada debat Cagub DKI yang kedua (27/01).

Selain itu, teknologi untuk menyimpan bahan makanan agar tetap dalam kondisi baik juga belum ada di Indonesia.

"Bulog kalau di Jepang itu untuk tahan lama. Sekarang kan tidak, paling tiga bulan sudah dipakai, dengan teknologi yang ada tidak bisa dalam dua tahun dikonsumsi."

Untuk daging, butuh freezeratau pendingin yang besar. Ini tidak terealisasi, yang ada impor daging beku. Listrik juga mahal."

"Orang juga lebih senang konsumsi yang segar. Gak jalanlah."

_________________________________________

Siapakah Anies Baswedan?

Anies lahir dari keluarga akademisi. Ia adalah putra pasangan Rasyid Baswedan (mantan wakil rektor Universitas Islam Indonesia) dan Aliyah (guru besar Universitas Negeri Yogyakarta).

Tamat dari Universitas Gadjah Mada, Anies melanjutkan sudi magister di Amerika, dengan program studi Ketahanan Internasional dan Kebijakan Ekonomi (International Security and Economic Policy) di Universitas Maryland.

Dia kemudian melanjutkan program doktoralnya di Universitas Northern Illinois, AS.

Pada 2005 dia menjabat sebagai Direktur Riset The Indonesian Institute dan pada 2007 menjadi rektor di Universitas Paramadina.

Dari akademisi, Anies kemudian perlahan mulai masuk ke dunia politik lewat KPK. Dia pernah menjadi Anggota Tim 8 KPK dan Ketua Komite Etik KPK.

Pada Pilpres 2014, Anies menjadi juru bicara kampanye Jokowi dan kemudian menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun kemudian diganti oleh Presiden Jokowi pada reshuffle kabinet pada Agustus 2016.

Berita terkait