Kunjungan Raja Salman: Mengapa sekolah diliburkan?

Anak sekolah Bogor Hak atas foto BBC Indonesia

Ratusan siswa-siswi SD di jalur yang dilewati Raja Salman dalam perjalanan ke Istana Bogor, bersiap sejak pagi untuk mengibarkan bendera -mereka diliburkan 'atas perintah pemerintah daerah.'

Raja Salman dijadwalkan mendarat di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta pada pukul 12:30, dan paling cepat akan melintas di jalanan kota Bogor sekitar pukul 13, namun para murid SD itu sudah berada di tepi jalan sejak pukul 09:30, lapor wartawan BBC Indonesia Rafki Hidayat.

Suasana Bogor jadi tampak berbeda. Anak-anak sekolah yang diliburkan, tampak banyak yang berkumpul di pinggir jalan. ANtara lain anak-anak SDN Gunung Batu 2 ini.

Sekitar 150 orang siswa SD ini yang berkumpul di seberang Gerbang 3 Istana Bogor. Raut wajah mereka tampak gembira. Salah satu siswa mengatakan, "kita libur disuruh pemerintah." Seorang guru menyebut sebanyak 150 siswa SD-nya 'dikerahkan' untuk menyambut Raja Salman.

Hak atas foto BBC Indonesia

Dan para siswi, yang seluruhnya berjilbab, memegang masing-masing dua bendera. Merah putih dan bendera Arab Saudi. Mereka diminta untuk melambaikannya di pinggir jalan ketika arak-arakan rombongan Presiden RI dan Raja Salman, melewati depan mereka. Mereka telah ada di lokasi sejak pukul 9.30.

"Katanya (Raja) baru datang jam 12an," teriak salah seorang murid.

Hak atas foto BBC Indonesia

Taman Al Saud

Istana Bogor pun tampak sibuk luar biasa. 'Riweuh,' kata salah satu staf, dalam bahasa Sunda.

Kedatangan Raja Salman dirayakan dengan penanaman sejumlah pohon di Istana Bogor, bahkan dialokasikan kawasan khusus yang kemudian dinamai Al Saud Garden, Taman Al Saud -pendiri Bani Saud, Kerajaan Arab Saudi.

Hak atas foto BBC Indonesia

Sebanyak 16 pohon akan ditanam oleh rombongan kerajaan Arab Saudi di halaman Istana Bogor. Masing-masing pohon tertulis nama Raja, dan 15 pangeran yang akan menanamnya. Raja Salman akan menanam pohon kayu besi, sementara 15 pangeran akan menanam pohon kenari.

Hak atas foto BBC Indonesia

Kerepotan wartawan

Dan prosedur peliputan pun berbeda. Biasanya, jika ada tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan, wartawan tinggal diarahkan masuk ke lokasi acara, dengan berbekal ID pers Istana. Namun, sekarang semua wartawan yang semuanya memang punya ID pers Istana itu diabsen satu-persatu dengan cara manual. Alhasil, semuanya mengerubungi meja panitia untuk mengecek dan memastikan namanya terdaftar.

Hak atas foto BBC Indonesia

Suasana sempat berubah, ketika tiba-tiba mobil paspamres datang, dan membawa anjing yang terus menggonggong, membuat sebagian wartawan panik, dan antrian terpecah berantakan.

Topik terkait

Berita terkait