Sidang ke 13: Hakim tolak kesaksian kakak angkat Ahok

Basuki Tjahaja Purnama alias "Ahok Hak atas foto AP
Image caption Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat sidang pekan lalu yang menghadirkan Muhammad Rizieq Shihab

Pada hari pertama kampanye putaran kedua pemilihan gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjalani sidang kasus penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Di persidangan ke-13 perkara dugaan penistaan agama, giliran saksi-saksi dari pihak terdakwa gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang memberikan keterangan.

Polisi masih menjaga ketat lokasi persidangan, namun tidak seketat persidangan sebelumnya, yang menghadirkan Riziq Shihab sebagai saksi. Persidangan kali ini mengagendakan kesaksian tiga saksi fakta dari pihak Ahok.

Hak atas foto Nibras Nada Nailufar/Kompas.com
Image caption Andi Analta Amir kakak angkat Ahok, ditolak kesaksiannya karena menghadiri sidang-sidang sebelum ini dan mendengar kesaksian para saksi lain.

Saksi pertama, Eko Cahyono adalah bekas pasangan Ahok saat Pilkada Belitung Timur pada 2007, dan saksi kedua yang dihadirkan pengacara adalah Andi Analta Amir kakak angkat Ahok.

Namun, seperti dilaporkan Hilman Handoni, majelis hakim menolak kesaksiannya karena Andi Analta Amir sudah menghadiri sidang-sidang sebelumhya serta menyimak keterangan para saksi lain sebelumnya. Menurut ketentuan, hal ini tidak diizinkan.

Sementara saksi ketiga adalah Bambang Waluyo Djojohadikusumo, seorang politisi Partai Golkar.

Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Kalangan penentang Ahok kembali menggelar unjuk rasa, dengan mobil mimbar saat sidang ke-13.

Di halaman gedung persidangan, dua kelompok pendukung dan penolak juga masih berunjuk rasa. Beberapa pengunjuk rasa mengatakan mereka telah datang sejak pagi hari. "Ada yang bilang sama saya, apa nggak capek (demonstrasi), saya bilang, nggak. Kami akan terus demo sampai Ahok ditangkap," kata seorang ibu di depan hampir lima ratusan orang massa anti-Ahok.

Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Kalangan penentang Ahok kembali menggelar unjuk rasa, dengan mobil mimbar saat sidang ke-13.

Terpisah sekitar 100 meter, dihalangi pagar kawat, kendaraan berat milik polisi, dan penjagaan anggota polisi, massa pro-Ahok juga terlihat masih bersemangat. Seorang orator dengan lantang menyeru, "Bebaskan Ahok!"

Mereka berunjuk rasa dengan santai. Sesekali menari atau berjoget mengikuti musik yang diputar dari mobil komando, sambil meneriakkan yel-yel dukungan terhadap Ahok.

Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Sebagian pendukung Ahok, duduk-duduk santai mendengarkan sidangd ari luar gedung.

Sejauh ini jaksa sudah menghadirkan 13 saksi dalam 10 persidangan terakhir dari 12 sidang yang sudah berlangsung.

Menurut tim pengacara Ahok, tiga saksi yang mereka tampilkan, semuanya merupakan saksu fakta yang hadir dalam acara di Pulau Pramuka, 27 September 2016, saat Ahok memberikan pidato yang menyebut-nyebut Al Maidah, yang menyeretnya menjadi terdakwa.

Berita terkait