Polisi akan selidiki gambar stiker 'pribumi' yang beredar

313 Hak atas foto BAY ISMOYO
Image caption Aksi 313 tidak seramai aksi-aksi sebelumnya. Diperkirakan 'hanya' lima ribu peserta yang mengikuti aksi pada Jumat (31/3) ini.

Polisi akan menyelidiki siapa yang menyebarkan stiker 'pribumi' yang fotonya banyak muncul di sosial media. Mereka juga masih memeriksa lima tersangka pemufakatan makar yang ditahan sehari sebelum Demo 313, dan menyelidiki hubungan dengan pemufakatan makar sebelumnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Raden Prabowo Argo Yuwono,mengatakan gambar stiker 'pribumi' yang beredar adalah hoax namun menambahkan tetap akan menyelidiki siapa yang menyebar stiker tersebut.

"Itu sedang kita selidiki, apa itu benar atau tidak. Tetap kita mengantisipasi", kata Argo kepada wartawan BBC Indonesia, Mehulika Sitepu.

"Bukan itu saja gambarnya. Banyak gambar-gambar yang sedang kita pantau, kalau nanti misalnya ada berkaitan dengan unsur pidana. Makanya kita lakukan penyelidikan dulu."

Selain itu, Argo juga menjelaskan bahwa kelima tersangka pemufakatan makar yang ditahan pagi hari menjelang demo sedang menjalani pemeriksaan oleh Polda Metro.

Ditanyakan mengapa baru ditahan menjelang Demo 313, Argo menjawab, "Ya kebetulan saja, pas begitu. Ada laporan, ada penyelidikan, pas kebetulan saja. Yang penting kita sudah sesuai prosedur dalam penangkapan itu."

"Kita sudah mengetahui ada beberapa kali pertemuan makanya sekarang sedang didalami penyelidikan."

Alat bukti?

Argo memaparkan bahwa alat bukti "Masih di tangan penyidik, kita belum mendapat konfirmasi. Intinya dengan dua alat bukti yang cukup bisa untuk menangkap tersangka."

Bagaimanapun belum diketahui hubungan pemufakatan makar kali ini dengan yang sebelumnya, yang menyebabkan 11 orang ditahan dinihari sebelum aksi 212 pada 2 Desember 2016.

"Belum mendapatkan hubungan. Kan masih diperiksa belum selesai. Pemufakatannya hampir sama seperti yang kemarin, yang beda orangnya", kata Argo.

Hak atas foto BAY ISMOYO
Image caption Kelima orang tersangka pemufakatan makar masih diperiksa intensif di Markas Komando Korps Brimob Kelapa Dua, Depok.
Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Penanggung jawab aksi 313 yang ditahan atas pemufakatan makar, Muhammad Al Khaththath (ketiga dari kanan) saat konferensi pers.

Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Al Khaththath, ditangkap oleh pihak kepolisian pada pagi hari tadi di Hotel Kempinski Jakarta Pusat. Al Khaththath adalah penanggungjawab Demo 313.

Selain itu, empat lainnya ditangkap di tempat terpisah. Kelima orang yang ditangkap tersebut masih diperiksa intensif di Markas Komando Korps Brimob Kelapa Dua, Depok.

Aksi 313 tetap berjalan meski penanggungjawab aksi Al Khaththath ditahan dengan jumlah peserta aksi yang jauh lebih sedikit dari aksi-aksi serupa oleh umat Islam sebelumnya.

Diperkirakan aksi kali ini dihadiri sekitar 5.000 orang dan akan berlangsung hingga pukul enam sore, Jumat (31/03)

Dalam izin yang diajukan ke polisi, para peserta disebut akan menutup aksi dengan sholat Maghrib bersama.

Berita terkait