Tim SAR masih mencari korban longsor di Ponorogo Jawa Timur

Longsor Hak atas foto BNPB/ BPBD Ponorogo
Image caption Desa Banaran Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur, pada sabtu (01/04).

Pencarian korban yang masih tertimbun tanah longsor masih dilakukan tim SAR di Desa Banaran Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur, pada sabtu (01/04).

Bencana longor di Desa Banaran terjadi akibat hujan lebat pada Jumat (31.03) malam, seperti disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima BBC Indonesia.

"Longsor menimbun rumah dan masyarakat yang sedang memanen jahe di bagian bawah lereng perbukitan," jelas Sutopo.

BNPB memperkirakan masih ada 11 orang yang tertimbun, dan belum dapat memastikan seluruh korban dalam bencana longsor tersebut.

Evakuasi masih dilakukan oleh tim ang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Ponorogo Jawa Timur dibantu TNI, Polri, relawan dan masyarakat. Tetapi akses menuju lokasi sulit untuk dilalui alat berat, karena jalanannya sempit, dan banyak warga yang menonton proses evakuasi tersebut.

Data BNPB menyebutkan bencana tanah longsor paling banyak menyebabkan korban meninggal pada 2016 lalu, dengan jumlah 188 jiwa tewas. Di seluruh wilayah Indonesia, 40,9 juta jiwa masyarakat terdampak bahaya longsor dengan skala sedang-tinggi.

Berita terkait