Inul dilaporkan ke polisi: 'Seharusnya bahan kritikan bagi ulama'

Inul Daratista Hak atas foto Tribunnews
Image caption Upaya sekelompok advokat yang melaporkan penyanyi Inul Daratista ke Polda Metro Jaya karena dianggap telah menista ulama, dianggap sebagai tindakan yang berlebihan.

Upaya sekelompok advokat yang melaporkan penyanyi Inul Daratista ke Polda Metro Jaya karena dituduh telah menista ulama, dianggap sebagai tindakan yang berlebihan.

Aktivis LSM Pusat Studi Agama dan Perdamaian (ICRP), Ahmad Nurcholish, mengatakan komentar Inul Daratista tentang perangai seseorang bersorban yang dituduhnya bermain sex skype dengan seorang perempuan, seharusnya dijadikan sebagai bahan kritikan.

"Kalau seseorang merasa dirinya ulama atau kiayi, kemudian ada yang mengkritik, maka yang mesti dilakukan adalah refleksi diri," kata Ahmad Nurcholish kepada BBC Indonesia, Senin (03/04) siang.

Karenanya, "Menurut saya berlebihan, tidak perlu (diadukan secara hukum). Kalau alasannya untuk menjaga marwah ulama atau kekiayian, kalau Inul dianggal salah, ya diingatkan saja," tambah Nurcholish.

Inul Daratista dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sekelompok advokat yang menamakan diri sebagai Advokat Peduli Ulama, Senin (27/03) lalu, karena dianggap menistakan ulama melalui komentar di akun Intagramnya.

Mereka mendatangi Polda Metro Jaya dan melaporkan penyanyi dangdut itu dengan pasal 310 311 KUHP dan UU ITE pasal 28.

Salah seorang anggota Advokat Peduli Ulama, Dahlia Zein, mengatakan, pernyataan Inul yang mempertanyakan perangai seseorang bersorban yang dituduh bermain sex skype dengan seorang perempuan sebagai penghinaan terhadap ulama.

Hak atas foto Detikcom
Image caption Inul Daratista dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh sekelompok advokat yang menamakan diri sebagai Advokat Peduli Ulama, Senin (27/03) lalu,.

"Yang mana fitnah-fitnah yang mereka bilang sex Skype terus pakai sorban," ungkap Dahlia Zein kepada wartawan.

'Pake syurban bisa mojok...'

Dalam akun Instagramnya, Inul Daratista mengunggah fotonya dengan calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saidul Hidayat di salah-satu acara televisi.

Unggahan fotonya ini menuai komentar pro-kontra, dan menanggapi salah-satu komentar itulah, Inul kemudian menulis: "... Aku cuma bayangin yg pake syurban bisa mojok ama wanita sambil main sex skype itu piyeee critane bisa jadi panutan ???!..."

Setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, tempat hiburan karaoke milik Inul Daratista di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (31/03), didatangi puluhan orang yang memprotes komentar Inul.

Orang-orang yang mengaku dari Forum Umat Islam Sulawesi Tengah itu menuntut Inul meminta maaf, karena komentarnya dianggap melecehkan ulama. Mereka kemudian memaksa tempat hiburan karaoke itu ditutup.

Klarifikasi Inul

Terhadap gugatan Inul kemudian mengklarifikasi berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya. Intinya, Inul menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menista ulama.

"Bukan hanya ulama atau tokoh agama yg memakai sorban, tapi mulai presiden, menteri, sopir taksi, resepsion hotel, penjaga toko, banyak yang memakai sorban," tulisnya dalam aku Instagramnya, Rabu (29/03).

Hak atas foto Tribunnews
Image caption Terhadap gugatan Inul kemudian mengklarifikasi berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya. Intinya, Inul menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menista ulama.

Dia kemudian mengutip pendapat sejumlah ulama bahwa "sorban dan jubah bukanlah baju Muslim." Dia juga menyebut sorban adalah pakaian tradisi Arab.

Sementara itu, Polda Metro Jaya sejauh ini belum menindaklanjuti laporan Advokat Peduli Ulama karena berkas-berkasnya dianggap belum lengkap.

"Barang buktinya belum lengkap. Sampai sekarang belum ada follow up-nya (tindak lanjutnya)," kata Juru bicara Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Argo Yuwono kepada BBC Indonesia, Senin (03/04) siang.

Pihak pelapor mengatakan pihaknya akan melengkapi berkas tersebut pada pekan ini.

Belakangan, selain Inul Daratista, dua orang selebritis juga dilaporkan ke kepolisian oleh sekelompok orang atau perorangan karena dianggap menghina atau menista ulama.

Komedian Ernest Prakarsa dianggap menghina ulama atas kicauannya di Twitter beberapa waktu lalu. Dia kemudian meminta maaf.

Selain itu, komedian Rizky Firdaus Wijaksana atau dikenal dengan nama Uus juga dituding menghina Rizieq Shihab melalui cuitannya di Twitter.

Seperti yang dilakukan Ernest, Uus kemudian meminta maaf dan mendatangi Majelis Ulama Indonesia.

Topik terkait

Berita terkait