Kelompok bersenjata di Tuban: Pelaku berhasil 'dilumpuhkan'

tuban Hak atas foto Polres Tuban
Image caption Di dalam kendaraan roda empat milik terduga, polisi menemukan antara lain satu kotak berisi peluru.

Kepolisian Jawa Timur mengatakan telah melumpuhkan beberapa orang bersenjata yang diduga menyerang aparat kepolisian dan masyarakat di pinggiran Kota Tuban, Jawa Timur.

Sebelum berhasil dilumpuhkan, keterangan polisi menyebutkan orang-orang bersenjata itu melarikan diri ke arah pemukiman pendudukan dan sempat terjadi baku tembak dengan aparat kepolisian.

Sampai sekitar pukul 17.30 WIB, polisi masih mengidentifikasi latar belakang orang-orang tersebut, termasuk menyelidiki apakah mereka adalah anggota kelompok teroris atau bukan, kata juru bicara Polda Jawa Timur.

"Beri kami waktu. Identifikasi itu menyangkut secara keseluruhan, baik jenis kelamin, tinggi badannya, mereka dari kelompok mana, berapa yang meninggal, mereka ditembak di mana," kata Juru bicara Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Sabtu (08/04) sore.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebutkan bahwa lima orang tersebut adalah terduga teroris. Namun saat ditanya apakah kepolisian telah memastikan bahwa mereka yang dilumpuhkan itu adalah terduga teroris, Frans Barung mengatakan: "Belum bisa dipastikan."

Dia meminta masyarakat menunggu keterangan resmi Kapolda Jatim yang sudah berada di lokasi kejadian di wilayah pinggiran Kota Tuban. "Beliau akan merilis (temuan hasil identifikasi) di sana."

Hak atas foto Polres Tuban
Image caption Barang bukti yang ditemukan di dalam kendaraan pelaku penembakan di pinggiran Kota Tuban, Jatim

Ditanya apakah kasus ini terkait dengan peristiwa penangkapan terduga teroris di Lamongan pada Jumat (07/04), Frans Barung mengatakan: "Tidak (ada kaitannya)."

Frans kemudian melanjutkan: "Kapolda menyampaikan bahwa ekskalasi meningkat terhadap penangkapan hari Jumat yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri terhadap dua di Lamongan. Sehingga instruksi Kapolda terbukti pada hari ini jam 10.00 memang terjadi penembakan yang dilakukan kelompok yang masih kita identifikasi."

Keterangan resmi kepolisian menyebutkan insiden ini diawali saat kepolisian menghentikan sebuah mobil putih bernomor polisi H 9037 BZ di Jalan Raya Tuban, persisnya di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

"Saat ini mobil dihentikan (oleh polisi lalu lintas) di Desa, pelaku melarikan diri ke arah pemukiman penduduk," ungkap keterangan tertulis Polres Tuban yang diterima BBC Indonesia pada Sabtu siang.

Polisi kemudian melakukan pengejaran ke lokasi perkebunan di sekitar jalan raya tersebut.

"Dilaporkan juga telah terjadi satu ledakan bersumber dari pelaku yang melarikan diri dan bersembunyi di perkebunan," demikian laporan awal kepolisian Tuban.

Dari kendaraan mereka, polisi menemukan satu kotak berisi amunisi, sebuah paspor, lima buah telepon seluler, serta dua buah buku.

Berita terkait