Dana sewa jet pribadi pengurus Golkar 'bukan dari partai'

Embraer Hak atas foto YASUYOSHI CHIBA/AFP
Image caption Pesawat yang disewa pengurus Partai Golkar dilaporkan jenis jet eksekutif yang diproduksi oleh perusahaan Brasil, Embraer.

Sejumlah pengurus Golkar menyewa pesawat pribadi untuk kepentingan partai, tetapi biaya sewa tidak dibebankan kepada Golkar.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekjen Partai Golkar, Dave Laksono, menanggapi pemberitaan bahwa partai menyewa US$50.000 atau sekitar Rp665 juta per bulan untuk satu pesawat jet pribadi Embraer Legacy 600 dari sebuah perusahaan persewaan pesawat di Kanada.

"Kalau soal sewa-menyewa pesawat itu hal yang sudah sering dilakukan (selama) bertahun-tahun. Dikarenakan tingginya tingkat perjalanan dan banyaknya kota yang harus dikunjungi (maka) sejumlah pengurus Golkar berinisiatif menyewa pesawat," jelas Dave Laksono kepada BBC Indonesia, pada Senin (24/04).

Karena penyewaan itu merupakan inisiatif sejumlah pengurus, lanjutnya, maka biaya sewa ditanggung mereka sendiri.

"Ini tidak menggunakan dana partai. Di sini menggunakan dana pribadi sejumlah pengurus. Jadi mereka yang mampu mengumpulkan dana ya silakan menyewa pesawat tersebut untuk melaksanakan acara partai.

"Jadi ini tidak menggunakan dana partai apalagi dana dari APBN," tegas Dave Laksono.

Ia juga mengulangi bantahan yang sebelumnya disampaikan oleh Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Robert Joppy Kardinal, bahwa pesawat jet itu bukan miliknya dan bukan pula milik Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto.

Hak atas foto CHRIS JR/EPA
Image caption Pesawat yang disewa pengurus Golkar dilaporkan berada di Bali dalam perjalanan transit dari Kanada.

Berita tentang pesawat jet pribadi yang dikaitkan dengan Partai Golkar ini muncul setelah pesawat yang ditaksir bernilai sekitar Rp250 miliar itu diparkir di Bandara Ngurah Rai Bali pekan lalu.

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, melakukan upacara melaspas atau upacara pembersihan dan penyucian pesawat ketika pesawat diparkir di Bandara Ngurah Rai.

Menurut Wakil Sekjen Partai Golkar Dave Laksono, lebih praktis menyewa pesawat pribadi jika para pengurus partai melakukan perjalanan dengan frekuensi tinggi ke banyak kota dalam waktu dekat.

Topik terkait

Berita terkait