Rizieq Shihab minta polisi 'jamin tegakkan keadilan'

Rizieq Shihab Hak atas foto Reuters
Image caption Rizieq Shihab menghadiri sidang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Jakarta pada Februari lalu.

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab baru akan memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Pornografi lewat pesan WhatsApp jika polisi menjamin akan menegakkan keadilan.

Hal itu disampaikan oleh seorang pembina FPI, Muhsin Ahmad Alatas, ketika dimintai keterangan mengapa pimpinannya sudah dua kali tidak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya dalam perkara itu.

"Kita akan melihat situasi. Kalau memang sudah kondusif, polisi mengatakan 'kami akan menegakkan keadilan dan bisa dipercaya oleh masyarakat' maka akan datang," jelas Muhsin Ahmad Alatas kepada wartawan BBC Indonesia, Rohmatin Bonasir pada Senin (15/05).

Ditambahkannya jaminan itu penting diberikan sebelum pimpinan Front Pembela Islam memenuhi panggalin polisi.

"Polisi melakukan ini bukan karena Habib Rizieq melanggar hukum tapi dicari-cari supaya ada celah hukum agar supaya dikriminalisasi. Jadi dalam arti kata, polisi posisinya adalah sebagai alat politik oleh penguasa," kata Muhsin.

Namun polisi menepis tudingan tersebut.

"Polisi bertindak profesional dalam melakukan penyidikan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Pak Rizieq Shihab. Kita profesional," tegas Kepala Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono kepada BBC Indonesia pada Senin (15/05).

"Kalau merasa memang tidak bersalah, silakan. Sebagai warga negara yang baik, sebagai panutan, silakan datang memenuhi panggilan itu," tambahnya.

Di luar negeri

Hak atas foto Reuters
Image caption Rizieq Shihab melakukan orasi dalam protes menentang Ahok pada Februari 2017.

Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono juga menegaskan bahwa kasus yang ditangani Polda Metro Jaya itu tidak bermuatan politik tetapi adalah kriminal murni berdasarkan pengaduan.

Rizieq Shihab dilaporkan oleh Aliansi Mahasiswa Antipornografi ke Polda Metro Jaya pada Januari lalu setelah beredar video percakapan yang diduga terjadi antara pimpinan Front Pembela Islam itu dengan seorang perempuan bernama Firza Husein.

Menurut mereka, isi tersebut terlalu vulgar dan memuat materi pornografi.

Hingga kini pimpinan Front Pembela Islam, yang sebelumnya aktif turun dalam demonstrasi menentang mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus penistaan agama, tidak memenuhi dua panggilan Poldra Metro Jaya.

Setelah mangkir dua kali, kini polisi menempuh langkah ketiga.

"Kepolisian sudah menerbitkan 'surat perintah membawa'. Jadi surat itu nanti dibawa penyidik untuk mencari Pak Rizieq. Kalau misalnya tidak ketemu, nanti akan kita evaluasi apa yang akan kita tindaklanjuti ke depan," kata Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Namun sejauh ini Rizieq Shihab dipastikan masih berada di luar Indonesia setelah sebelumnya dilaporkan melakukan umrah di Arab Saudi.

Tanpa bersedia menyebut nama negaranya, pembina FPI, Muhsin Ahmad Alatas memastikan pimpinan FPI itu masih berada di luar negeri. Sejumlah laporan menyebutkan Rizieq sempat berada di Malaysia.

Kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Pornografi merupakan salah satu dari beberapa kasus yang tengah dihadapi oleh Rizieq Shihab, termasuk kasus dugaan penistaan simbol negara dan pencemaran nama baik.

Dalam kasus yang ditangani oleh Polda Jawa Barat itu, ia sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Topik terkait

Berita terkait