Isak tangis iringi pemakaman Gilang, polisi korban bom Kampung Melayu

Imam Gilang Adinata Hak atas foto Fajar Sodiq
Image caption Imam Gilang Adinata dikebumikan di pemakaman umum yang terletak 100 meter dari rumah keluarga.

Salah satu anggota polisi yang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, dimakamkam di Klaten, Jawa Tengah, hari Kamis (25/05).

Pemakaman Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata diiringi isak tangis pihak keluarga, kata wartawan Fajar Sodiq yang meliput prosesi pemakaman.

Jenazah Gilang tiba Kelurahan Mojayan, Klaten Tengah, sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebelum tiba di rumah duka, jenazah disalatkan di satu masjid yang terletak sekitar 100 meter dari ‚Äérumah keluarga. Ketika peti jenazah diturunkan dari mobil, ibunda Gilang tak kuasa menahan tangis dengan memanggil nama putranya.

Setelah disalatkan, jenazah dibawa oleh sejumlah petugas polisi ke rumah duka. Sejumlah petinggi kepolisian hadir melayat ke rumah duka, di antaranya Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suntana. Tampak pula para pejabat Polda Jawa Tengah.

Setelah disemayamkan, dilakukan upacara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada polisi karena pemakaman Gilang dilakukan dengan upacara kedinasan polisi.

Paman korban, Rohmat Sugiarto, menjelaskan Gilang sejak umur tiga tahun dirawat keluarga di Klaten dengan alasan 'menghindari udara yang kurang baik di Jakarta'.

Firasat keluarga

Hak atas foto Fajar Sodiq
Image caption Imam Gilang Adinata adalah satu dari tiga polisi yang menjadi korban ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta.

"Sejak kecil sampai SMA ikut nenek dan saya. Diasuh keluarga di Klaten agar kesehatannya terpantau. Bapak ibunya sejak kecil ingin Gilang ini jadi polisi atau anggota militer, " ujar Rohmat.

Ia mengatakan sebelum kejadian, Gilang sempat pulang ke Klaten untuk berziarah ke makam leluhur. Saat kepulangan Gilang, ia sempat bertanya-tanya dalam hati lantaran keponakannya berpenampilan kusam."

"Padahal Gilang ini anaknya rapi," tuturnya.

Firasat akan kehilangan korban, dialami oleh istri Rohmat.

Tiga hari sebelum kejadian, istrinya sempat bermimpi memotong rambut. "Istri saya lalu buka semacam primbon Jawa, dan sesuai orang Jawa katanya mimpi memotong rambu itu artinya kehilangan saudara, " kata Rohmat.

Di tempat terpisah, dilakukan juga pemakaman terhadap anggota polisi, Briptu Taufan Tsunami, yang juga meninggal terkena ledakan di Kampung Melayu.

Taufan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, kata Kompas.com.

Satu korban lagi, Bripda Ridho Setiawan, dimakamkan di Lampung. Ledakan bom yang merenggut nyawa Gilang, Taufan, dan Ridho terjadi di Kampung Melayu pada Rabu (24/05) malam.

Dua tersangka pelaku tewas di tempat. Tiga anggota polisi, termasuk Gilang, menjadi korban.

Para pejabat Polri mengatakan diyakini ledakan bom ini terkait dengan jaringan teroris internasional.

Topik terkait

Berita terkait