Benarkah paham ISIS ada di semua provinsi Indonesia?

isis, pangab Hak atas foto ADEK BERRY/AFP/GETTY IMAGES
Image caption Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan sel ISIS dapat 'dengan mudah' diaktifkan oleh kelompok radikal.

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, bahwa kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS ada di hampir semua provinsi di Indonesia ditanggapi beragam oleh sejumlah pihak.

"Setelah diamati, kami melihat bahwa pada hampir semua provinsi...sudah terdapat sel ISIS, tetapi mereka sel tidur," kata Panglima TNI di depan para wartawan, Senin (12 Juni).

BBC Indonesia menanyakan komentar aparat pemerintah untuk terorisme dan dua pengamat terorisme atas pernyataan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Hak atas foto Sydney Jones
Image caption "Saya kira kalau kita lihat sel-sel yang punya kapasitas seperti itu mungkin tidak ada lebih dari sepuluh," kata pengamat terorisme Sydney Jones.

Tersebar di seluruh provinsi?

Sydney Jones - peneliti masalah terorisme dan direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC).

"Tidak berarti bahwa ada sel-sel dengan kapasitas melakukan aksi kekerasan. Saya kira kalau kita lihat sel-sel yang punya kapasitas seperti itu mungkin tidak ada lebih dari sepuluh. Itupun cukup bahaya."

Irfan Idris - Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Tentu ada bukti. Kalau melihat secara struktur kita tidak melihat ada struktur ISIS tetapi kemungkinan saja karena... menurut kami paham dan semangat itu bisa saja ada dimana-mana."

Hak atas foto NOEL CELIS/AFP/GETTY IMAGES
Image caption Belasan warga Indonesia anggota ISIS diduga ikut serta dalam serangan di Marawi, Filipina.

Taufik Andrie - Direktur Eksekutif Yayasan Prasasti Perdamaian.

"Statement itu penting tetapi juga harus kita cermati untuk melihat secara proporsional. Tapi kalau disebut katakanlah pendukung pasif atau simpatisan atau orang-orang yang selama ini merepresentasikan dukungan mereka melalui internet, misalnya, saya kira cukup banyak dan mungkin ada di banyak tempat. Tetapi kalau dibawa dalam pengertian sel atau bagian dari kelompok yang kemudian statusnya tidur atau idle di seluruh provinsi, saya pikir tidak benar."

Pengaktifan sel?

Hak atas foto Irfan Idris
Image caption "Misi mereka menggunakan jaringan internet untuk menyebarkan paham-paham kebencian dan penanaman permusuhan," kata Irfan Idris dari BNPT.

Irfan Idris

"Kita memantau situs-situs karena memang sangat mudah. Justru semakin mudah diakses semakin senang mereka karena misi mereka menggunakan jaringan internet untuk menyebarkan paham-paham kebencian dan penanaman permusuhan."

Sydney Jones

"Ciri khas dari teroris Indonesia adalah kelemahan dan ketidaktrampilan sel-sel disini. Kapasitasnya sangat rendah. Yang dikhawatirkan adalah bahwa memang bisa saja orang yang kembali dari Suriah atau sekarang ini kembali dari Mindanao, yang bisa membina dan melatih kelompok-kelompok jihadis supaya mereka bisa lebih kuat daripada sekarang ini."

Hak atas foto BAY ISMOYO/AFP/GETTY IMAGES
Image caption Sejumlah polisi memeriksa lokasi ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta pada 25 Mei lalu.

Taufik Andrie

"Sel itu kan unit organisasi terkecil, memang mengkhawatirkan dan perlu diwaspadai. Tetapi dia hanya aktif di area-area tertentu. Insiden-insiden yang terjadi di Indonesia, di Jakarta misalnya, atau insiden keterlibatan di Marawi, juga memang direpresentasikan oleh kelompok-kelompok ini."

Langkah yang diperlukan?

Hak atas foto Taufik Andrie
Image caption "Program yang kompleks karena akan berbicara mengenai banyak dimensi, antara lain pendekatan religious kemudian aspek pendidikan, aspek sosial budaya dan macam-macam," kata pengamat terorisme, Taufik Andrie.

Taufik Andrie

"Program yang kompleks karena akan berbicara mengenai banyak dimensi, antara lain pendekatan religious kemudian aspek pendidikan, aspek sosial budaya dan macam-macam. Memang formulanya tidak tunggal dan membutuhkan effort (upaya) yang saya kira tidak hanya berasal dari pemerintah, karena sumber daya dan energinya tidak cukup, tetapi juga perlu society(masyarakat)."

Irfan Idris

"BNPT akan menggandeng 32 kementerian dan lembaga secara sinergitas dan terorganisir, lintas kementerian untuk meningkatkan kewaspadaan. Regulasi, dan setiap saat kita merumuskan, menghaluskan dan mempertajamkan substansi Undang-undang Tindak Pidana Terorisme nomor 15 tahun 2003."

Sydney Jones

"Kalau kita lihat misalnya program kontra radikalisasi atau deradikalisasi, ada banyak yang boleh dikatakan kurang efektif. Kerjasama diantara negara-negara ASEAN, selalu bisa ditingkatkan. Bikin daftar orang-orang yang dipantau."

Hak atas foto AFP
Image caption Beberapa pelajar dan mahasiswa Indonesia dipandang sebagian pihak tidak memiliki pemikiran terbuka.

Topik terkait

Berita terkait