Obama mengenang masa kecilnya di Candi Prambanan

obama Hak atas foto Antara/Reuters
Image caption Barack Obama berkeliling di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, Kamis (29/06)

Setelah puluhan tahun berlalu, ingatan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, terhadap Candi Prambanan masih utuh tak lekang oleh waktu.

Ingatan Obama itu muncul saat menaiki Candi Nandi, salah satu candi yang berada di kawasan Candi Prambanan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (29/06).

"Waktu kecil saya pernah ke Candi Nandi," kata Obama kepada Manggarsari Ayuwati, pemandu wisata yang mendampingi presiden berkulit hitam pertama AS itu.

Di Candi Nandi, Obama menunjuk seorang anak kecil. "Waktu saya seumuran dia, saya ke sini, saya foto dengan Nandi ini," imbuh Obama sebagaimana ditirukan Manggarsari.

Obama berkunjung ke Candi Prambanan bersama istri dan kedua putrinya. Mereka sempat berfoto bersama dan naik ke sejumlah candi yang ada di kawasan Candi Prambanan.

Di Candi Syiwa atau dikenal juga dengan nama Candi Rara Jonggrang, ada bilik selatan yang menampung Arca Agastya atau Syiwa Mahaguru. Menurut Manggarsari, Obama sangat terkesan dengan ruangan tersebut.

"Obama sangat terkesan dan paling tertarik dengan Agastya, karena jenggot panjang dan kelihatan bijaksana," kata Manggarsari kepada wartawan di Yogyakarta, Yaya Ulya.

Obama pun menyebut Agastya sebagai orang bijak, lalu foto selfie dengan Agastya dan meminta ajudannya untuk mengabadikannya.

"Wise man," kata Obama merujuk Agastya.

Hak atas foto Reuters
Image caption Barack Obama mendengarkan penjelasan pemandu wisata di Candi Prambanan. Obama pernah mengunjungi candi tersebut sewaktu tinggal di Indonesia puluhan tahun lalu.

Di Candi Syiwa Obama memperhatikan seluruh relief yang ada. Dia dengan saksama mendengarkan penjelasan Manggarsari. Dan ketika dia melihat relief kera membuat jembatan, Obama langsung teringat sebuah nama, Hanoman. "Saya bilang: 'Oh bukan, kalau hanoman yang di sebelah sana," kata Manggarsari.

Kepada Obama, Manggarsari menjelaskan secara detil tentang sejarah dan teknik pembangunan candi. Semua yang dijelaskannya didengarkan Obama. Setelah itu, kadang Obama memanggil anaknya lalu dia menjelaskan informasi yang dia terima kepada anaknya.

Manggarsari pun tak mengira stamina Obama masih kuat. Menurutnya, langkah kaki Obama sangat cepat. Bahkan ketika menaiki tangga di Candi Siwa, Obama mampu menaikinya dengan berlari sementara yang lainnya berjalan kaki.

Sesampainya di atas, Manggarsari bertanya kepada Obama apakah dia masih sehat dan mampu berjalan naik dengan cepat. Mendengar ucapan itu, Obama lalu meminta maaf dan berkata dengan bahasa Indonesia.

"Sorry, Anda capek?" kata Obama kepadanya.

Hak atas foto AFP/Getty Images
Image caption Barack Obama berlibur di Indonesia bersama istri, kedua putrinya, dan keluarga adik tirinya.

Setelah satu jam lama berkeliling di kawasan Candi Prambanan, Obama mengaku takjub dan kagum karena batu-batu yang dulunya berserakan bisa disatukan kembali menjadi sebuah candi.

"Dia heran dan kagum, begitu banyak batu berserakan kok bisa disusun lagi jadi candi," katanya.

Obama bercerita kepada Manggasari bahwa pertanyaan serupa pernah dia lontarkan sewaktu dirinya masih kanak-kanak dan berkunjung ke Candi Prambanan.

"Waktu kecil dia juga sempat bertanya, itu bagaimana reruntuhan kok bisa ditata," kata Manggarsari.

Topik terkait

Berita terkait