Kawah Sileri Dieng meletus, empat orang terluka

Dieng Hak atas foto Getty Images
Image caption Kawasan Dieng menjadi salah satu tujuan wiasata, foto diambil pada Festival Dideng 2014.

Sedikitnya empat orang mengalami luka-luka akibat letusan Kawah Sileri yang berada di komplek pengunungan Dieng Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (02/07) menurut keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan saat letusan terjadi ada 17 orang yang berada di Kawah Sileri yang merupakan bagian dari kawasan wisata Dieng.

" Empat orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur, tidak ada korban jiwa meninggal dunia," jelas Sutopo dalam keterangan pers tertulis yang diterima BBC Indonesia.

BNPB menyebutkan letusan terjadi pada Minggu (2/7/2017) sekitar pukul 12.00 WIB, dengan disertai keluarnya material lahar dingin, lumpur dan asap hingga mencapai ketinggian 50 meter.

"Tipe letusan adalah freatik yaitu letusan gas atau embusan asap dan material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan", kata Sutopo.

Menurut BNPB, ada potensi letusan susulan di Kawah Sileri sehingga kawasan itu ditutup untuk wisatawan yang tengah menikmati libur Idul Fitri.

Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan merupakan yang paling berbahaya di antara kawah lain yang terdapat di Dieng, dan terakhir tercatat pernah meletus pada tahun 2009.

Meski terjadi letusan di kawah Sileri, Gunung Dieng masih berstatus normal aktif.

Berita terkait