Polisi: pembacokan akademisi ITB tak mengarah ke kasus Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Hak atas foto Bagus Indahono/EPA
Image caption Kuasa hukum Rizieq Shihab berencana mengajukan Hermansyah sebagai saksi ahli pada kasus penyebaran konten pornografi.

Polres Jakarta Timur belum menemukan hubungan antara pembacokan terhadap seorang pakar telematika dari Insititut Teknologi Bandung, Hermansyah, dengan kasus dugaan penyebaran konten pornografi yang menyeret petinggi FPI Rizieq Shihab.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, kepolisian masih berhipotesa pembacokan akademisi yang menyangkal tuduhan polisi terhadap Rizieq itu didasari aksi saling kebut di tol Jagorawi.

"Belum mengarah ke sana (aksi teror yang disengaja)," ujar Andry Wibowo kepada BBC Indonesia, Senin (10/7).

Hermansyah, Minggu (09/07) kemarin, dibacok sejumlah orang tidak dikenal. Mengutip Kompas.com, kejadian itu berlangsung ketika Hermansyah dan istrinya, Iriana, berkendara di tol Jagorawi kilometer enam.

Mobil yang mereka kendarai dipaksa menepi oleh sekelompok orang di dalam mobil sedan. Hal itu terjadi ketika kedua mobil saling mendahului. Saat keluar dari bangku kemudi, orang-orang itu membacok Hermansyah lalu melarikan diri.

Hak atas foto Detik.com
Image caption Hermansyah dibacok sejumlah orang tidak dikenal ketika Hermansyah dan istrinya, Iriana, berkendara di tol Jagorawi kilometer enam. Di atas adalah foto mobil ilik Hermansyah.

"Sampai saat ini hipotesa teror masih belum ada. Yang terjadi adalah perkelahian karena mobil bersenggolan, beliau marah, bukannya mendapatkan perilaku yang baik, malah dibacok," kata Andry.

'Kumpulkan kesaksian'

Polres Jaktim, kata Andry, terus menggali keterangan dari sejumlah saksi. Usai pembacokan itu, penyidik meminta keterangan dari Iriana.

"Kami sudah menginterogasinya di lapangan, termasuk menanyakan kapan dia siap diperiksa lagi," tutur Andry.

Penyidik hingga saat ini belum meminta keterangan dari Hermansyah. Alumni ITB tahun 1989 itu masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, setelah sebelumnya sempat dilarikan ke RS Hermina Depok.

Andry menuturkan, selain Hermansyah dan Iriana, kepolisian juga akan menggali keterangan dari para petugas Jasa Marga yang pertama kali menolong pasangan itu. Rekaman kamera pengintai di tol masuk daftar bukti yang akan diperiksa penyidik.

"Kami sedang bekerja keras untuk mengungkap kasus ini," kata Andry.

'Belum bersaksi untuk Rizieq'

Hermansyah muncul ke publik pada talkshow Indonesia Lawyers Club di stasiun televisi Tvone, awal Juni lalu. Pada acara itu, Hermansyah menggunakan istilah asli tapi palsu untuk rekaman percakapan antara Rizieq Shihab dan Firza Husain di aplikasi Whatsapp.

Kala itu Hermansyah menyebut seseorang secara tidak sah menguasai akun Whatsapp milik Rizieq.

"Jadi itu itu bukan fact chat, itu asli tapi palsu. Sepertinya ada yang dilakukan seseorang terhadap pemilik account untuk melakukan chatting. Ini melakukan pengalihan verifikasi Whatsapp," kata Hermansyah.

Kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera, mengaku akan mengajukan Hermansyah kepada penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi ahli. Namun sebelum memberikan keterangan pada kasus penyebaran konten pornografi itu, Hermansyah diserang orang-orang tak dikenal.

"Kami minta polisi mengusut tuntas kasus supaya narasi public tidak mengarah pada rencana kesaksiannya," kata Kapitra kepada BBC Indonesia, Senin (10/07). Ia menilai kasus yang menimpa Hermansyah tak didasari motif perampokan atau perkelahian semata.

Hak atas foto Ed Wray/Getty Images
Image caption Rizieq Shihab disebut para kuasa hukumnya sedang berada di Arab Saudi.

Menurut Kapitra, Hermansyah tidak memiliki persoalan personal. Ia menyebut Hermansyah selama ini hanya aktif berkegiatan di bidang telematika.

"Dia bukan orang politik, dia tidak menghitamkan yang putih atau memutihkan yang hitam. Dia bicara sesuai keahliannya. Ini peristiwa percobaan pembunuhan karena sangat sadis," ucap Kapitra.

Kasus dugaan penyebaran konten pornografi yang diteliti Hermansyah menjerat Rizieq Shihab sejak akhir Mei silam. Rizieq dijerat pasal 4, 5, dan 6 UU 44/2008 tentang Pornografi.

Rizieq urung memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik pada perkara itu. Kapitra menyebut kliennya itu kini berada di Arab Saudi.

Topik terkait

Berita terkait