Badai Maria akan hantam Karibia di jalur yang sama dengan Badai Irma

tentara Hak atas foto Reuters
Image caption Tentara Amerika Serikat dievakuasi dari Kepulauan Virgin Amerika.

Badai Maria diperkirakan bakal membesar dan membahayakan saat melintasi Kepulauan Leeward di Karibia.

Kekuatan badai kategori satu itu akan terus membesar dalam 48 jam ke depan dan akan menghantam Kepulauan Leeward pada Senin (18/09) malam waktu setempat, ungkap Pusat Badai Nasional (PBN) Amerika Serikat.

Badai ini bergerak di jalur yang sama dengan Irma, badai yang meluluhlantakkan wilayah tersebut bulan lalu.

Peringatan badai telah dikeluarkan di Pulau Guadeloupe, Dominica, St Kitts dan Nevis, serta Montserrat dan Martinique.

Selain itu Kepulauan Virgin, Pulau St Martin, St Barts, Saba, St Eustatius dan Anguilla juga telah mengeluarkan peringatan badai.

Beberapa pulau ini sebenarnya masih berupaya bangkit akibat serangan badai Irma - badai kategori lima yang menewaskan 37 orang dan mengakibatkan kerugian miliaran dollar.

Hak atas foto EPA
Image caption Prediksi jalur Badai Maria.

PBN mengungkapkan badai Maria akan menghujam dengan kecepatan 137km/jam.

Pusat badai ini berada di 225km timur laut Barbados. Maria akan bergerak ke arah barat laut dengan laju 21km/jam.

Ombak dua meter lebih

Pusat Badai Nasional menyatakan, "badai berbahaya ini akan membuat ketinggian ombak meningkat hingga 2,1 meter dari ketinggian normal."

PBN memprakirakan curah hujan akan naik hingga 51cm hingga Rabu (20/09) malam di selatan dan tengah Kepulauan Leeward, Puerto Rico dan Kepulauan Virgin.

"Hujan di pulau-pulau tersebut bisa mengakibatkan banjir dan longsor yang mengancam nyawa," kata juru bicara PBN.

Awal bulan ini, Irma mengakibatkan dua per tiga rumah di wilayah koloni Belanda Pulau St Martin, tidak bisa lagi dihuni karena padamnya listrik, gas dan tidak mengalirnya air bersih.

Sementara, seluruh perumahan di sisi Inggris Kepulauan Virgin rata dengan tanah.

Setelah mengunjungi Kepualauan Virgin, Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, menceritakan dampak dari Badai Irma seperti "gambar-gambar yang kita lihat dari wilayah yang hancur pada Perang Dunia Pertama."

Hak atas foto Twitter

Irma juga menerjang Amerika Serikat, menewaskan 11 orang. Hampir 6,9 juta rumah tangga di negara bagian Florida, Georgia, North Carolina, South Carolina dan Alama, juga mati listrik.

Bos maskapai Virgin, Richard Branson yang bertempat tinggal di Kepualauan Virgin, mencuit menjelang kedatangan Badai Irma. Dia meminta warga untuk tetap bersiaga dan "carilah perlindungan".

Berita terkait