Hutan tropis terluas

Hutam Amazon
Image caption Amazon dicoba dilestarikan dengan program Bolsa Floresta

Hutan Amazon tidak hanya sekedar hutan tropis terluas di dunia tetapi juga menaungi kehidupan 25 juta manusia yang tinggal di dalamnya.

Mereka ini, seperti halnya manusia di bagian dunia lain, juga membutuhkan sandang, pangan, dan papan.

Masalah pembalakan hutan, perluasan peternakan sapi, maupun pertanian kedelai pada dasarnya hanyalah cermin dari upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Persoalan pelik yang dihadapi pemerintah Brasil adalah bagaimana memenuhi kebutuhan ekonomi 25 juta penduduk Amazon dan pada saat yang sama tidak merusak belantara Amazon.

Perubahan paradigma

Virgilio Viana, ketua Yayasan Pelestarian Amazon, badan resmi bentukan pemerintah Provinsi Amazonas mengatakan harus ada perubahan paradigma dalam mengeksploitasi hutan.

Menurut Viana hutan akan lebih berharga dan bermanfaat apabila tetap lestari.

Viana memperkenalkan program Bolsa Floresta, satu program perlindungan lingkungan dengan memberi bantuan keuangan 50 reais atau sekitar Rp 270.000 per bulan bagi setiap individu yang terlibat di dalamnya.

Proyek awal dimulai bulan September 2007 dengan menetapkan tujuh daerah perlindungan sebagai percobaan.

Dalam dalam perjalanan menelusuri Sungai Amazon, bisa terlihat bahwa dalam beberapa hal program ini membawa dampak positif untuk sebagian masyarakat Amazon.

Tetapi harus diakui pelaksanaan program itu tidak selalu berjalan mulus dan masih ada kelemahan di sana-sini.

Dalam skala besar juga belum memberikan jalan keluar untuk mengatasi tantangan pembalakan hutan dalam skala besar untuk lahan-lahan pertanian.