Jajak pendapat BBC tentang perubahan iklim

Keprihatinan atas perubahan iklim meningkat di seluruh dunia, seperti ditemukan dalam jajak pendapat BBC yang dilakukan oleh lembaga riset Globescan.

Hampir 2/3 dari 24.071 orang di 23 negara mengatakan perubahan iklim merupakan masalah yang 'amat serius' atau meningkat dari 44% pada jajak Globescan 1998.

Kelompok orang yang ikut dalam survey terbagi hampir sama dalam dua kelompok: antara yang menginginkan pemerintah untuk mengambil tindakan cepat dengan yang menginginkan pendekatan bertahap.

Hanya 6% saja yang menginginkan pemerintah mereka tidak perlu mencapai kesepakatan internasional.

Dukungan aksi

GlobeScan selama 11 tahun belakangan melakukan survei secara rutin di 13 negara, yang ikut dalam survei untuk BBC kali ini.

Amerika Serikat dan Cina bertentangan dengan kecenderungan umum karena menjadi malah kurang prihatin atas perubahan ililm dalam dua tahun belakangan.

"Jajak pendapat ini memperlihatkan dukungan aksi atas perubahan iklim, walaupun ada resesi," menurut Ketua Globescan Doug Miller.

Secara rata-rata 63% dari yang diikutsertakan dalam jajak mengatakan perubahan iklim merupakan keprihatinan yang 'amat serius'.

Di Brasil dan Cina angkanya sampai mencapai 86% walau di India dan Amerika Serikat hanya 45%.

Peran memimpin

Dari 23 negara, rata-rata 44% menginginkan pemerintah mereka mengambil peran memimpin untuk menangani perubahan iklim secepat mungkin, sementara 39% menginginkan negaranya mengambil peran moderat dengan aksi secara bertahap.

Warga Inggris yang paling bersemangat agar pemerintahnya mengambil peran memimpin (62%) diikuti oleh Kanada dan Kenya (61%) serta Jepang, Australia, dan Prancis (57%).

Di Amerika, jumlah yang menginginkan agar pemerintah segera mengambil tindakan berada di atas angka rata-rata namun sekitar 14% mengatakan perubahan iklim tidak memerlukan kesepakatan internasional dan angka itu merupakan yang terbesar dibanding negara lain.

Sekitar 61% mengatakan menginginkan pemerintah untuk melakukan investasi bagi upaya mengatasi perubahan iklim, walaupun berdampak buruk pada ekonomi namun 29% menentang gagasan itu.

Walau hanya 57% warga Cina dalam jajak ini yang mengatakan perubahan iklim sebagai keprihatinan serius, sebanyak 89% menginginkan pemerintah melakukan investasi bagi perubahan iklim -yang merupakan terbesar dibanding negara lain yang masuk dalam survei.

Di Amerika Serikat, sebanyak 42% menentang tindakan yang bisa berdampak buruk pada ekonomi, sedang di Pakistan angka penentangan itu mencapai 58% sedang yang tertinggi adalah Filipina (63%)

Sebanyak 24.071 orang dewasa di 23 negara diajukan pertanyaan oleh Globescan pada masa 19 Juni hingga 13 Oktober 2009.