Terbaru 10 Desember 2009 - 12:37 GMT

Ajukan pertanyaan ke Kopenhagen

Jika anda memegang mikrofon di pertemuan puncak tentang perubahan iklim di Kopenhagen, Denmark, apa yang akan tanyakan?

BBC ingin anda mengajukan pertanyaan kepada para pemimpin dunia di Kopenhagen.

Kami akan memilih pertanyaan dari anda yang akan diteruskan kepada para pemimpin dunia di Kopenhagen dalam edisi khusus World Debate.

Jadi kalau anda punya pertanyaan, kirimkan kepada kami. Selain dalam bentuk tulisan Klik lewat email, anda juga bisa mengirimkan dalam Klik bentuk audio maupun video.

Kesempatan terakhir

Di Kopenhagen, para pemimpin dunia diharapkan mencapai kesepakatan dalam beberapa hal.

Sasaran : mengurangi emisi gas rumah kaca, khususnya bagi negara-negara maju.

Bantuan dana : untuk negara-negara berkembang dalam menyesuaikan diri dengan perubahan iklim

Perdagangan karbon : bertujuan mencegah pengrusakan hutan.

Namun sejauh ini negara maju dan negara berkembang masih berbeda pendapat. Dan ada kekhawatiran kesepakatan internasional tidak akan tercapai di Kopenhagen.

Jadi apa pertanyaan anda kepada para pemimpin dunia yang hadir di Kopenhagen? Atau mungkin anda akan menyampaikan saran kepada mereka?

Kirim pertanyaan anda kepada kami lewat email, maupun dalam bentuk audio ataupun video.

BBC akan memilih pertanyaan dari seluruh dunia untuk diteruskan ke Kopenhagen.

Pertanyaan yang masuk

"Perubahan iklim disebabkan oleh penggunaan minyak fosil. Untuk itu dapatkah negara-negara maju mengurangi penggunaan fosil yang ambisius seprti kegiatan moto GP, Formula-1, maupun pembuatan mesin perang uuntuk dipasok ke daerah konflik?" Dloniah, Kebumen.

"Sejauh mana kepedulian anda dengan hadir di pertemuan Kopenhagen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Apa hanya duduk manis dan memperdebatkan wacana tanpa sedikitpun tindakan yang bisa mengurangi emisi gas rumah kaca? Syaifulfahmi, Tangerang.

"Sebenarnya negara mana di dunia yang paling banyak merusak alam dan mengancam keberlangsungan kehidupan manusia? Eby, Depok.

"Semua orang tahu bahwa hutan di Eropa rata-rata dibawah 15% dari luas wilayah negaranya, sedang di negara berkembang seperti Indonesia masih mencapai di atas 60%. Hampir semua hutan di Eropa dan Amerika sudah menjadi lahan industri yang menghasillan gas buang yang menambah pemanasan global. Kompensasi apa yang diberikan bagi pencemar terhadap negara yang berfungsi sebagai paru-paru dunia? Budi Irwanto, Jakarta.

"Jadi yang selama ini dibahas adalah dana bantuan untuk negara berkembang. Tapi kapan negara-negara industri akan berhenti menghamburkan minyak hanya untuk sekedar alasan stabilitas ekonomi? Kapan negara-negara tropis akan menerima harga yang pantas atas oksigen yang dihasilkannya? Danang Tetuko, Bogor.

"Apakah ada langkah-langkah cerdas, cepat, dan tepat yang dapat dilakukan para pemimpin dunia dalam menghadapi semakin banyaknya es di kutub yang mencair? Dan dalam skala individu, apa yang dapat dilakukan setiap orang untuk mengurangi dampak perubahan iklim? Saya berharap pertemuan para pemimpin dunia di Kopenhagen menghasilkan upaya nyata dalam menyelamatkan bumi dan penghuninya dari dampak perubahan iklim atau setidak-tidaknya meminimalkan jumlah korban, sehingga bumi yang kita huni lebih nyaman untuk dihuni. One Soul One Earth!" Harjito, Yogyakarta.

"Agar diberlakukan gerakan penanaman pohon secara besar-besaran. Insan Kusuma, Bandar Lampung

"Selama ini banyak negara-negara kaya yang berinvestasi dengan membangun pabrik tambang dan industri lain di negara-negara berkembang. Contohnya di Indonesia ada tambang nikel di Soroako, juga PT Freeport di Irian Jaya. Artinya yang banyak menciptakan polusi di negara berkembang adalah negara kaya. Karena itu perlu penegasan sejauh mana komitmen dari negara-negara kaya dalam menanggulangi kerusakan lingkungan di negara berkembang?" Rahim, Makassar.

Hubungi kami

* Kolom harus diisi

(Maksimal 500 karakter)

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.