Jenis pesawat menggempur Libia

Satu operasi gabungan untuk menjamin pelaksanaan zona larangan terbang PBB di atas wilayah Libia sudah dimulai. Berikut kita lihat beberapa pesawat tempur Inggris dan Prancis. pesawat pengintai yang kemungkinan besar akan dipakai dan persenjataan yang mungkin akan digunakan.

PESAWAT INGGRIS

Thypoon atau Eurofighter

Hak atas foto PA

Pesawat Thypoon milik Royal Air Force, atau Eurofighter, adalah pesawat yang gesit dan bisa digunakan untuk pertempuran di udara jika angkatan udara Libia mencoba menerbangkan pesawatnya.

Thypoon dirancang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh Inggris, Spanyol, Jerman dan Italia untuk menggantikan pesawat tempur Tornado. Kelebihannya adalah pada teknologi stealth artinya bisa bersembunyi dari radar dan sistem persenjataan termasuk peluru kendali jarak menengah dan pendek yang bisa ditembakkan dari udara ke udara. Selain itu juga peluru kendali dari udara ke daratan.

Tornado

Hak atas foto AP

Pesawat tempur jenir Tornado adalah salah satu pesawat yang paling lama dipakai RAF yaitu sejak tahun 1980. Pesawat-pesawat ini dipakai untuk menerapkan zona larangan terbang di Irak.

Tornado terutama dipakai sebagai penyerang pesawat dan bisa berperan penting untuk merusak sistem peluru kendali dari darat ke udara milik Libia.

Persenjataan seperti rudal jelajah Storm Shadow berarti Tornado bisa menghantam sasaran dengan jarak yang cukup jauh. Departemen pertahanan Inggris menggambarkan rudal ini dirancang untuk "jarak jauh, sangat akurat dan penetrasinya dalam" terhadap komando musuh dan bunker-bunker. Rudal Storm Shadow diluncurkan dari Tornado GR4.

Tornado GR4 juga dilengkapi dengan rudal Brimstone, senjata antiarmor dan juga bisa digunakan dalam segala cuara, pengintaian siang dan malam hari.

Nimrod R1

Nimrod R1 adalah pesawat pengintai, turunan dari versi patroli maritim dan menurut perkiraan diturunkan untuk operasi pengawasan.

Sistem pengawasannya digunakan untuk mengintai dan mengumpulkan data-data intelijen secara elektronik. Pesawat ini bisa berdiam diatas sebuah wilayah, terbang dengan kecepatan rendah selama jangka waktu yang panjang dan lama terbangnya bisa diperpanjang dengan pengisian bahan bakar di udara.

Nimrod R1 dioperasikan oleh skuadron No. 51 dari pangkalan Royal Air Force di Waddington.

PESAWAT PRANCIS

Prancis jelas adalah pemain penting dalam krisis ini.

Di tingkat diplomasi, Prancis adalah pendukung utama resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1973 yang mengizinkan penggunaan kekerasan. Pesawat-pesawat tempur Prancis menurut berbagai laporan dari Paris kemungkinan besar adalah jenis Rafale Fighters.

Rafale Fighters adalah pesawat tempur pertama yang terbang di atas Libia, menurut Presiden Prancis Nicholas Sarkozy, untuk memastikan pesawat pemerintah Libia tidak bisa terbang di atas wilayah pendukung oposisi Benghazi.

Dassault Rafale

Hak atas foto Reuters

Rafale Dassault memiliki banyak peran, memiliki mesin kembar di sayap dan memiliki kemampuan melancarkan serangan udara, serangan darat dan misi pengintai.

Pesawat ini dioperasikan oleh Angkatan Udara Prancis dan berbagai turunan dari kapal ini dipakai oleh Angkatan Laut Prancis, terutama oleh kapal induk Charles de Gaulle.

Mirage 2000

Hak atas foto AP

Sekali lagi ini adalah pesawat tempur dengan berbagai tugas, turunan dari pesawat tenar Mirage III pada tahun 1960-an.

Mulai dipakai pada tahun 1982 tetapi beberapa pesawat Mirage 2000 ini dipermodern di akhir tahun 1980-an untuk mengisi kekosongan sampai akhirnya pesawat tempur jenis Rafale mulai dipakai. Ada juga Mirage khusus untuk menyerang yaitu Mirage 2000D.

PESAWAT KANADA

CH18-Hornet

Hak atas foto bbc

Pesawat tempur milik angkatan bersenjata Kanada ini memiliki berbagai fungsi karena keunggulannya di udara dan keunggulananya dalam melakukan dukungan taktis.

Kanada memberikan enam Hornets untuk membantu menegakkan larangan terbang di atas zona udara Libia. Pesawat-pesawat jet Kanada ini terlihat di bandara Prestwick Skotlandia hari Sabtu ketika mendarat untuk mengisi kembali bahan bakar sebelum bergerak menuju kawasan Laut Tengah.

Pesawat ini dilengkapi dengan sistem radar yang canggih yang bisa melacak sasaran-sasaran dalam segala cuaca dan dari jarak jauh.

JENIS RUDAL

Rudal jelajah Tomahawk

Peluru kendali Tomahawk panjangnya sekitar 6 meter dan terbang dengan kecepatan 200 meter per jam dan berdaya jangkau 1.600 kilometer, cukup dekat untuk menyerang pertahanan udara musuh dengan tiba-tiba.

Awalnya rudal ini dikembangkan untuk mengirim sebuah nuklir tetapi terbukti bisa digunakan dalam dua perang sekutur melawan Saddam Hussein di Irak dan ketika menyerang sasaran-sasaran Serbia di Bosnia sebagai alat mengirim bahan peledak konvensional.

Rudal Storm Shadow

Peluru kendali ini diluncurkan oleh pesawat tempur serangan darat Tornado GR4 milik angkatan udara Inggris. Storm Shadow adalah peluru kendali jejalah yang konvensional.

Dikembangkan oleh konsorsium Eropa, MBDA, Storm Shadow dirancang untuk diluncurkan dari pesawat udara sebelum terbang dibawah radar milik musuh sebelum akhirnya menyerang sasaran.

Beratnya tidak lebih dari satu ton dan panjangnya tidak lebih dari lima meter, rudal ini pertama kali digunakan oleh Angkatan Udara Inggris dalam perang Irak tahun 2003.