Massa mulai memadati pusat Kota London

Hak atas foto AP
Image caption Ribuan orang telah memadati kawasan yang akan dilalui prosesii penikahan Pangeran William dan Kate Middleton.

Massa mulai berkumpul di pusat Kota London, untuk menyaksikan proses pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton di Westminster Abbey.

Para tamu undangan yang berjumlah 1,900 orang akan mulai berdatangan pukul 08.15 waktu setempat (sekitar pukul 14.15 WIB), sementara upacara pernikahan akan digelar pukul 11.00 waktu setempat.

Demi pernikahan itu, ribuan orang memilih mendirikan tenda di jalan-jalan utama yang menjadi rute prosesi pasangan itu menuju ke Istana Buckingham.

Pengantin lelaki akan mengenakan jas panjang merah ala KolonelPengawalIrlandia, namunrancangangaunpengantin perempuan masih dirahasiakan.

Hari Kamis malam, Pangeran William secara mendadak menemui orang-orang yang berkerumun di dekat Istana Buckingham.

Pihak Kepolisian Inggris mengatakan, 5, 000 aparat akan bertugas, dan lebih dari 900 aparat akan berjaga di sepanjang rute prosesi tersebut.

Kebanyakan petugas ini mengenakan seragam, namun sebagian lagi akan melebur bersama massa.

Di tempat lain di Inggris, lebih dari 5,000 pesta jalanan akan digelar -- termasuk yang akan digelar oleh Perdana Menteri David Cameron di Downing Street.

Aksi jalanan serupa juga akan digelar oleh kelompok yang menyebut dirinya sebagai kelompok anti kerajaan.

Setelahpemberkatan di Wesminster Abbey, rombongan pengantin, keluarga kerajaan dan keluarga Middleton akan diarak -- sekitar 15 menit -- dengan mengendarai lima kereta kuda menuju Istana Buckingham.

Rombongan ini akan melalui Gedung Parlemen, Downing Street, dan di bawah kibaran bendera Inggris yang bertebaran, menuju ke Istana Buckingham.

Di atas balkon istana itu, pasangan itu akan tampil dan menyapa massa yang berkerumunan di sekitar istana, sekitar pukul 13.25 waktu setempat.

Pihak kerajaan mengatakan William dan Kate terlibat langsung tentang perencanaan pernikahan mereka, mulai musik, bunga-bunga, serta kue pernikahan.

Berita terkait