Got a TV Licence?

You need one to watch live TV on any channel or device, and BBC programmes on iPlayer. It’s the law.

Find out more
I don’t have a TV Licence.

Rangkuman

  1. Gubernur non aktif Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituduh melakukan penistaan agama terkait ucapannya tentang surat Al-Maidah 51.
  2. Kasus ini mendatangkan protes besar pada 4 November dan 2 Desember lalu oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, mendesak penangkapan Ahok.
  3. Dalam nota keberatan pada sidang pertama, Ahok menolak tuduhan penistaan karena ucapannya hanya ingin mengecam politikus yang memanfaatkan Al Maidah 51.

Laporan langsung

Semuanya waktu Inggris

Jaksa penuntut umum bersikukuh Ahok nistakan agama

Jaksa penuntut umum menganggap keberatan terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan kuasa hukumnya tidak tepat, sehingga mereka meminta majelis hakim mengabaikannya.  

Ketinggalan mengikuti persidangan? Anda bisa menyimaknya kembali dengan menelusuri laman ini atau klik tautan ini untuk membaca rangkumannya. Sekian pelaporan langsung kali ini, terima kasih dan sampai jumpa. 

ahok
EPA/ADEK BERRY / POOL

Anda bisa menyimak kembali apa yang terjadi dalam sidang pertama Ahok dalam tautan ini.

Sejumlah massa yang tampak hadir dalam ruang persidangan. 

ahok
Pool Photo via AP

Poin-poin tanggapan jaksa penuntut umum Ali Mukartono

ahok
/Pool Photo via AP

1. Jaksa menilai ada tidaknya niat seseorang menodakan agama, tidak hanya dilihat dari niat dan pernyataan saja tapi dilihat dari 'rangkaian keterhubungan dari rangkaian peristiwa.'

2. Mengomentari isi buku yang dikutip Ahok, jaksa mengatakan isi buku itulah yang justru bisa menimbulkan perpecahan. Ahok disebut "merasa paling benar" karena semua kandidat harus sesuai dengan gaya dirinya berkompetisi yaitu "adu program."

3. Jaksa menilai semua kebijakan 'pro-Islam' yang disebut Ahok dalam eksepsinya adalah wajar dalam kapasitasnya sebagai gubernur dan tidak bisa dijadikan pembenaran.

4. Terkait adanya dugaan pelanggaran HAM dalam proses hukum Ahok yang disampaikan kuasa hukumnya dalam sidang yang lalu, jaksa mengatakan proses sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jika ada pelanggaran, harusnya diajukan dalam praperadilan.

Rombongan mobil yang membawa Ahok keluar dari pengadilan. Polisi terlihat membuka kerumunan massa untuk memudahkan rombongan Ahok dan kuasa hukumnya meninggalkan gedung peradilan.

Keberatan Ahok di sidang sebelumnya

ahok
Reuters

Dalam sidang pertamanya Selasa (13/12) pekan lalu, Ahok menyampaikan keberatannya:

"Jelas apa yang saya utarakan di Kepulauan Seribu, bukan untuk menafsirkan Al-Maidah 51, apalagi menista Islam atau Al Quran, apalagi menghina ulama. Namun itu dimaksudkan untuk mengkritik politisi yang memanfaatkan Al Maidah 51 untuk kepentingan Pilkada." Tapi dia mengatakan, "bisa jadi tutur bahasa saya memunculkan tafsir yang berbeda dengan apa yang saya maksudkan." 

Dalam nota keberatan, Ahok mengatakan sejumlah kandidat politik (yang beragama Islam, Kristen, atau lainnya) kerap menggunakan ayat-ayat agama. "Ayat ini sengaja disebarkan oleh oknum-oknum elit, karena tidak bisa bersaing dengan visi misi program, dan integritas pribadinya," katanya saat itu.

Pasukan pengamanan di antara kubu anti dan pro Ahok. Mereka sengaja ditempatkan diantara kedua kubu untuk mencegah dan memisahkan kedua kubu agar tidak bentrok. Polisi tidak memberitahukan jumlah pasti pasukan keamanan yang diturunkan hari ini.

bbc
BBC

Majelis hakim menyatakan, sidang akan ditunda dan akan digelar Selasa depan 27 Desember dengan perintah terdakwa untuk tetap hadiri. Majelis hakim menutup sidang.

Ahok kemudian meninggalkan ruangan sidang. Dia menyalami kuasa hukumnya dan terlibat dalam percakapan.

Majelis hakim selanjutnya akan bermusyawarah untuk mengambil keputusan atas keberatan jaksa penuntut umum dan pihak terdakwa. Namun kuasa hukum Ahok Trimoelya meminta waktu untuk memberikan tanggapan sebelum majelis bermusyawarah. 

Namun majelis hakim menolak.

Jaksa meminta agar majelis hakim mengesampingkan keberatan Ahok. Dalam kesimpulannya, jaksa menganggap seluruh alasan Ahok dan kuasanya harus ditolak dan memohon majelis hakim untuk menjatuhkan agar menolak nota keberatan Ahok.

Mereka bersikukuh dakwaan jaksa penuntut umum telah dibuat sah secara hukum dan menuntut agar sidang dilanjutkan.

Dalam sidang, jaksa penuntut umum kemudian menyatakan bahwak jalan pemikiran kuasa hukum (Ahok) keliru dalam memahami sejumlah pasal dalam KUHP terkait perkara ini.

Jaksa penuntut umum juga mempertanyakan alasan penasihat hukum yang dianggap tidak tepat dalam memaknai dakwaan dan mempertanyakan keberatan jaksa penuntut tentang subyek siapa yang dirugikan oleh pernyataan Ahok yang dianggap menistakan agama Islam.

Jaksa mengatakan Ahok tidak bisa berlindung di balik niat karena niat suatu perbuatan tidaklah cukup  menjadi jawaban dari seorang terdakwa. Ini mengomentari nota keberatan Ahok yang menyebut bahwa dia tidak memiliki niat menistakan ayat suci. 

Berikut ucapan Ahok dalam nota keberatannya:

Jelas apa yang saya utarakan di Kepulauan Seribu, bukan untuk menafsirkan Al-Maidah 51, apalagi menista Islam atau Al Quran, apalagi menghina ulama. Namun itu dimaksudkan untuk mengkritik politisi yang memanfaatkan Al Maidah 51 untuk kepentingan Pilkada.

Basuki Tjahaja Purnama

Dari kubu pro-Ahok, mereka berorasi semua pencapaian Ahok selama menjabat sebagai gubernur Jakarta. Yel-yel 'tangkap Ahok' yang diteriakkan kubu anti-Ahok dibalas dengan nanyian 'bebas, bebas, bebaskan Ahok, bebaskan ahok sekarang juga."

bbc
bbc

Ada ketegangan sesaat di depan gedung persidangan karena kubu anti-Ahok menolak kubu pro-Ahok menggunakan atribut Islam, lapor Mehulika Sitepu. 

bbc
BBC

Jaksa mengatakan proses hukum telah sesuai peraturan perundang-undangan. Jika penasehat hukum mengatakan ada pelanggaran HAM atas proses hukum, harusnya diajukan dalam pra peradilan. 

Menurut jaksa penuntut umum Ali Mukartono pernyataan terdakwa dalam nota keberatannya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tetap bersikukuh bahwa dirinnya tidak bersalah sama sekali dalam kasus tersebut.

Jaksa mengomentari isi buku yang dikutip Ahok dalam nota keberatan. "Pernyataan dan isi buku tersebut justru menimpulkan perpecahan," kata jaksa. 

Ahok disebut "merasa paling benar, karena harus sesuai dengan gaya dirinya berkompetisi" yaitu adu program.  

Sebelumnya Ahok mengatakan sejumlah kandidat politik kerap menggunakan ayat-ayat agama. "Ayat ini sengaja disebarkan oleh oknum-oknum elit, karena tidak bisa bersaing dengan visi misi program, dan integritas pribadinya," katanya. 

ahok
AP
  • Jaksa penuntut mulai membacakan materi tanggapan terhadap nota keberatan terdakwa dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
  • Dalam materinya, jaksa kembali membacakan sejumlah alasan yang dijadikan patokan Ahok menolak dakwaan.
  • Dalam sidang sebelumnya, Ahok menolak dakwaan jaksa penuntut yang menyebut dirinya melakukan dugaan penistaan agama melalui pertemuannya dengan warga di kepulauan Seribu, akhir September 2016 lalu.

"Tangkap, tangkap si Ahok. Tangkap si Ahok sekarang juga," teriak kelompok anti Ahok di luar gedung seperti dilaporkan Mehulika Sitepu. 

bbc
bbc

Selamat datang dalam pelaporan langsung sidang kedua Ahok, sidang telah dimulai dan jaksa kini membacakan tanggapan atas nota keberatan Ahok. 

Majelis hakim dipimpin oleh Dwiarso Budi Santiarto. 

ahok
Reuters