Got a TV Licence?

You need one to watch live TV on any channel or device, and BBC programmes on iPlayer. It’s the law.

Find out more
I don’t have a TV Licence.

Rangkuman

  1. BBC Indonesia merangkum berbagai isu seputar pilkada Jakarta jelang pemungutan suara 15 Februari mendatang.
  2. Mana yang hoax, mana yang misinformasi, mana yang komedi, dan mana yang fakta? Kami menyajikannya di sini untuk Anda.
  3. Apakah Anda menerima kabar yang tak jelas seputar Pilkada Jakarta? Anda bisa berpartisipasi dengan mencuit ke Twitter BBC Indonesia atau mengirim pesan melalui Facebook BBC Indonesia.
  4. Dipandu oleh Christine Franciska.

Laporan langsung

Semuanya waktu Inggris

Berpartisipasi

Kami akan terus melanjutkan perbincangan tentang kabar kabur di media sosial besok. Sampai jumpa di hoax berikutnya...

'91% hoax soal sosial politik'

Survei Mastel tentang hoax dirilis kemarin, ini salah satu hasilnya. Mungkin menarik untuk Anda.

Jenis HOAX yang paling sering diterima #SurveiMastel

Jenis HOAX yang paling sering diterima #SurveiMastel

Agar Agus-Sylvi kalah?

Ini bukan hoax, tapi sedang ramai dibincangkan. Cuitan Susilo Bambang Yudhoyono ini mengomentari pernyataan Antasari Azhar hari ini yang mengatakan bahwa Hary Tanoesoedibjo diutus oleh Cikeas datang ke rumahnya meminta tidak menahan Aulia Pohan. 

Anda sependapat dengan SBY?

Satu hari sebelum pemungutan suara Pilkada Jakarta (saya duga direncanakan), Antasari lancarkan fitnah & tuduhan keji terhadap saya *SBY*

Tujuan penghancuran nama SBY oleh Antasari & para aktor di belakangnya ~ agar Agus-Sylvi kalah dlm pilkada besok, 15 Feb 2017. *SBY*

Sejumlah orang tampak betul-betul jengkel dengan cuitan @aagym. 

Ditegur nyebar hoax, bukannya introspeksi malah nambah nyebar hoax yg lain :(

@aagym tabayun dulu sebelom nyebarin hoax. itu becandaan dari twitter @victorkamang. makanya jadi ustad jangan ganjen ngurusin politik.

@aagym aduh aa.. Cek dulu atuh.. Jangan jadi peyebar hoax.. Eling...

Saya mau tanya, apakah Aa Gym masih punya umat/pengikut?

Hoax, hoax, hoax...

Dengan segala hormat Aa Gym, ini udah dibahas sebelumnya. Murni hoax. (Bisa lihat diunggahan soal 'Jari-jari palsu untuk nyoblos?' yang kami bahas di bawah)

Tak ada salahnya semua pihak berhati hati, siapa tau ada yang Kalap saking ingin menang, menghalalkan segala cara

Tak ada salahnya semua pihak berhati hati, siapa tau ada yang Kalap saking ingin menang, menghalalkan segala cara

Foto rekayasa hasil kerja lima menit

Wawancara dengan Agan Harahap

a
AGAN HARAHAP

Agan Harahap menjadi berita seluruh dunia, gara-gara sejumlah foto rekayasa tentang bintang-bintang dunia di Indonesia. Karya-karyanya menimbulkan senyum, bahkan tawa ngakak. 

Namun karyanya yang terakhir, selain menimpulkan senyum, juga memicu kemarahan sebagian kalangan. Yakni rekayasa foto yang menampilkan Tokoh FPI Rizieq Shihab yang berjabat tangan dengan tokoh yang ditentangnya, Ahok.

Reaksi negatif membanjir di media sosial, menuding foto itu hendak menipu umat, dengan menimbulkan kesan seakan Rizieq Shihab berdamai dengan Ahok.

"Hahaha. Saya kan bikin yang begitu-begitu cuma untuk lucu-lucuan saja. Kok ditanggapi sengit," kata Agan. 

Karya-karyanya dipandang halus, sehingga sangat mirip dengan foto asli. Berbeda dengan foto-foto rekayasa terkait Pilkada yang beredar belakangan yang terkesan kurang halus, kata sejumlah pengamat.

Agan sendiri, yang juga memperhatikan foto-foto rekayasa seperti KTP palsu dan lainnya, menyebut editan itu gampang dilakukan.

"Itu sih kerja lima menit, jadi," katanya.

Untuk foto Rizieq-Ahok, ia menghabiskan setidaknya dua jam, dengan program Photoshop. 

Kicauan banjir Aa Gym soal banjir

"Innaalillahi, Jakarta banjir lagi, semoga nanti ada pemimpin Jakarta yang rendah hati, tak ujub takabur merasa sudah banyak berbuat."

Cuitan Aa Gym sudah dihapus di akun Twitter, tetapi komunitas Indonesian Hoaxes sempat mengulasnya. Apa masalahnya? Banjir memang terjadi beberapa titik di Jakarta (lihat unggahan kami sebelum ini), tetapi foto yang disertakan adalah foto lama. 

View more on facebook

Foto editan Valentine

Ini bukan terkait pilkada dan maksudnya mungkin untuk lucu-lucuan saja. Tersebar di WhatsApp grup 14 Februari 2017. Foto aslinya, seperti yang dicuitkan oleh akun di @SATULSM_LIRA tampaknya diambil di Polda Jabar pada 13 Februari ketika Rizieq Shihab menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penodaan Pancasila. 

a
TWITTER
View more on twitter

Hoax tentang kepulauan seribu

Pesan via media sosial beredar: Pasukan Ahoker, sudah di Kepulauan Seribu sejak 9 Februari 2017 sampai 16 Februari. mereka mengrim pasukan, apapun dan berapa pun biayanya yang diperlukan untuk menang di Pulau.  

Hoax dan hoax, kata anggota tim kampanye Ahok-Djarot Clara Tampubolon.

View more on facebook

Mbah Moen doakan Ahok? Hoax.

Beredar foto yang berisi doa ulama Maimoen Zubair atau dikenal sebagai Mbah Moen untuk Ahok, 

Ini dibantah oleh media resmi Nahdlatul Ulama dengan cuitan di bawah ini. "Berita yang beredar tersebut, setelah diklarifikasi ke santri Sarang adalah hoax," kata mereka dalam tulisan ini. 

Jari-jari palsu untuk nyoblos?

Unggahan ini tentu saja hoax. Foto paling atas adalah gambar jari prostetik di Jepang, yang menurut wartawan lepas di Akiko Fujita dalam situsnya, dibuat untuk membantu para bekas anggota Yakuza. "Dalam ritual yang dikenal dengan 'yubitsume', anggota Yakuza diminta untuk memotong kelingkingnya sebagai hukuman karena melakukan pelanggaran." Klik di sini untuk melihat cerita lengkap di balik foto tersebut.

Sementara itu, foto kedua adalah foto yang dibuat oleh Yosep Arkian untuk Tempo dalam berita ini.

Tampaknya, foto pertama dicuitkan oleh akun Twitter @victorkamang untuk bahan lawakan. 

Buat kamu kamu yang mau berpartisipasi dalam pemilu tapi ndak mau jarinya kotor. Minat? DM. No omdo. #realava

Buat kamu kamu yang mau berpartisipasi dalam pemilu tapi ndak mau jarinya kotor. Minat? DM. No omdo. #realava

Demokrat bantah isu Agus-Sylvi mundur

Belum sehari Agus Harimurti Yudhoyono mendarat di Jakarta setelah melakukan perjalanan umrah singkat bersama sejumlah pemuka agama, muncul isu bahwa ia, bersama calon wakilnya, sebagai pasangan nomor satu, Sylviana Murni, mundur.   

Itu adalah hoax, kata Rachland Nashidik, wasekjen dan jubir Partai Demokrat.

Siapa bikin isyu seolah Agus Sylvi mundur untuk beri suara pada paslon nomor tiga? AGUS SILVY TIDAK MUNDUR. Jangan bikin bingung warga!

JANGAN PERCAYA isyu Paslon nomor satu mundur untuk beri suara pada Paslon tiga. Agus Sylvi TIDAK MUNDUR.

Ada ada saja. Paslon nomor satu digosipkan mundur dan beri suara ke paslon tiga. TENTU SAJA ITU TIDAK BENAR. Agus Sylvi TIDAK MUNDUR.

Sedikit humor dari Nadirsyah Hosen, seorang anggota NU dan dosen hukum di Monash University.

Para tokoh dan ulama yg ikut menebar berita hoax itu akan mendapat dosa sebanyak orang yg meretweet cuitan hoaxnya (Fatwa Syekh Mukidi)😄

Pengamat: Teknologi memudahkan pemalsuan

Pengamat informatika, Enda Nasution mengatakan, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat sekarang, membuat rekayasa gambar, suara dan video, bisa dilakukan dengan sangat mudah. 

"Sekarang tak diperlukan komputer atau laptop. Dengan telepon seluler pun, orang bisa melakukan pemalsuan-pemalsuan itu," kata  Enda kepada Ging Ginanjar dari BBC Indonesia.

"Banyak macam program dan aplikasi untuk memanipulasi, sebagian besar gratis, bisa diunduh di internet. Kalau sekadar foto, gampang sekali. Tapi banyak yang lebih rumit seperti manipulasi audio dan video, bisa didapatkan programnya secara gampang."

Yang lebih spesifik, kata Enda, adalah memanipulasi, membuat gambar seakan merupakan screenshot dari percakapan di media sosial.

"Misalnya membuat gambar yang mengesankan seakan-akan skrinsyut di Twitter.Bahkan ada program untuk membuat tampilan palsu percakapan di aplikasi WhatsApp. Jadi gambarnya seakan itu chatting WhatsApp  antara siapa dengan siapa, dengan foto seperti apa," tambahnya.   

Aa Gym dan twit palsu pemimpin korup

Ulama populer dari Bandung, Abdullah Gymnastiar, alias Aa Gym, cukup aktif dalam menganjurkan warga (Jakarta) untuk memilih pemimpin Muslim -terkait Pilgub. Ia juga aktif dalam berbagai aktivitas yang menyerukan pemidanaan Ahok terkait ucapan sang gubernur Jakarta tentang Surat Al Maidah 51.

Tapi beberapa waktu lalu, Aa Gym dihebohkan, seakan bercuit bahwa, lebih baik memilih pemimpin korup tapi Muslim daripada pemimpin jujur, bersih, tapi non Muslim.

Reaksi pun marak. Namun sudah jelas, kendati Aa Gym memang bukan tergolong orang yang paling suka pada Ahok, ucapan di cuitan itu terlalu mencurigakan. Dan benarlah: itu twit palsu, alias hoax. 

Aa Gym pun memberi penjelasan di beberapa media sosialnya. Antara lain melalui akun Twitternya.

Aa Gym
TWITTER

Selamat pagi. Anda kembali bergabung dalam perbincangan sepanjang hari tentang kabar palsu alias hoax -yang merajalela belakangan. Dan makin membuncah terkait Pilkada 2017 -lebih khusus, terkait pemilihan gubernur Jakarta.

Anda menemukan kabar-kabar palsu di media sosial? Silakan berbagi bersama kami, melalui laman Facebook kami atau melalui Twitter @BBCIndonesia.

Sampai di sini perbincangan terkait kabar bohong (hoax) atau fakta menjelang Pilkada Jakarta, Rabu 15 Februari.

Kita jumpa lagi dalam pembahasan yang sama Selasa (14/02)

Atasi hoax, Menkominfo akan bertemu Facebook

Menteri komunikasi dan informasi Rudiantara akan mengundang Facebook Global untuk mengatasi persoalan hoax di Indonesia. 

Berpidato di gedung DPR RI, seperti dikutip dari laman resmi situs Menkominfo, Rudiantara menyatakan bahwa hoax sudah menjadi isu global.

"Penyelesaiannya juga tidak hanya menyelesaikan dengan ala Indonesia, kita juga harus bisa mengadopsi dan memanfaatkan strategi dari Internasional," kata Rudiantara.

Pembicaraan dengan Facebook Global sempat dilakukan lewat percakapan video jarak jauh bulan Januari lalu. 

Namun karena pembicaraan belum tuntas, pihak Facebook Global akan mengunjungi Indonesia. Rudiantara tidak menyebutkan kapan persisnya pihak Facebook akan mengunjungi Indonesia.

facebook
Reuters

'Kartu prioritas menangkan AHY-Silvy'

Salah satu cuitan produser film Kemal Arsjad menyebutkan tentang adanya 'kartu prioritas' dari pasangan AHY-Silvy yang menjanjikan pinjaman tanpa bunga Rp50 juta akan diprioritaskan bagi pemegang kartu itu yang memilih pasangan nomor 1 tersebut.

Bersama cuitan itu, Kemal yang mendukung Ahok ini juga menyertakan gambar kupon minyak gratis yang dilampirkan pada formulir relawan Anies-Sandi. 

Menurut sejumlah laporan, Badan Pengawas Pemilu menelusuri mengenai kebenaran "kartu prioritas" dan "kupon minyak gratis" tersebut. 

Sementara Ketua Bidang Media Sosial Tim Pemenangan Agus-Silvy, Roy Suryo, mengaku mengetahui beredarnya gambar tersebut, dan menyebutkan berita itu hoax.

"Saya sudah lihat dan dapat dipastikan bahwa itu hoax, enggak bisa dipercaya," kata Roy kepada Kompas.com.

View more on twitter

hoax, for some people, is a term that describes any opinions that disagree with their opinions.

Penulis idola remaja, Aan Mansyur, soal hoax. Sependapat?

Agus umrah bareng ulama?

Denny Siregar, seorang penulis pro-Ahok mengunggah foto-foto ini dalam akun Facebooknya. Dia menulis, "ustad-ustadnya diajak umroh pake business class...Yang panas-panasan di jalan cuman dapet nasi bungkus." 

Agus Yudhoyono memang melakukan umrah bersama sejumlah ulama, Minggu (13/02). Tim Sukses Agus-Sylvi Imelda Sari kepada BBC Indonesia membenarkan hal itu tetapi menekankan bahwa perjalanan tersebut bersifat pribadi. Tidak disebutkan siapa dan berapa orang yang mengikuti perjalanan itu. 

View more on facebook
View more on instagram

Dalam akun Instagramnya, Annisa Yudhoyono, memberikan kabar seputar perjalanan suaminya ke Mekkah. 

Mabes Polri banjir?

Kicauan di bawah ini baru saja diunggah oleh Riza Abdullah di Twitter. Isinya mengklaim bahwa sore ini, Senin (13/02), Mabes Polri kebanjiran - momen yang pertama kali terjadi sejak 31 tahun lalu.

Tapi apakah betul Mabes Polri banjir? Jalan Trunojoyo memang pernah banjir tapi tidak hari ini. Foto-foto tersebut pernah dipakai oleh akun Facebook Media Muslim Bersatu untuk juga memojokan Ahok pada unggahan 4 Oktober 2016 lalu.  

Jalan Trunojoyo, lokasi Mabes Polri, pernah kebanjiran pada Oktober 2016 lalu. Dikonfirmasi oleh berita foto ini

bbc
TWITTER

Antara Ahok, gereja, dan Istiqlal

Penyebar hoax harusnya lebih pintar kalau mau menipu. Berita utama Koran Tempo itu seharusnya berbunyi "DKI Beli Tanah Rp648 milyar milik sendiri". Tak percaya? Anda bisa simak di sini. 

Sementara wawancara Ahok di Metro TV tampaknya diambil dari sebuah YouTube Channel bernama Berita Hangat, yang klipnya mencatut berita Metro TV tentang rencana peresmian RPTRA Kalijodo setelah Ahok kembali menjadi gubernur. Video aslinya di sini.

bbc
FACEBOOK

Banjir di Jakarta?

Sejumlah pengguna media sosial tampaknya mengemukakan keheranan yang sama pada 12 Februari kemarin: Jakarta hujan terus, kok tidak ada banjir? 

Hujan siang malam. Berhari-hari. Jakarta belum juga kena bencana banjir. Dan kau masih bilang Ahok gubernur gagal.

Jakarta diguyur hujan hampir tiap hari dalam beberapa hari ini, tapi gak ada berita banjir. serius nih gak ada yg kena banjir??

Rasa heran ini kemudian dijawab dengan laporan BPBD Jakarta pada hari yang sama: 

"Naiknya debit Sungai Ciliwung dan Kali Krukut di bagian hulu sejak Minggu pagi telah menyebabkan banjir di permukiman di bantaran sungai di kedua sungai tersebut. Berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD DKI, banjir terjadi di Cilandak Timur, Petogogan, Rawajati, Kampung Melayu, Cawang, dan Bidara Cina."

Kepada BBC Indonesia Sutopo Purwo Nugroho dari BNPB mengatakan bahwa sebagian wilayah yang terendam banjir telah surut hari ini. "Curah hujan tidak terlalu besar tetapi masalahnya rumah-rumah itu sudah ada di pinggir kali. Dengan sungai yang bertambah sempit dan pendangkalan, wilayah itu memang sudah langganan banjir." 

Topik banjir digunakan oleh berbagai pihak untuk mengkritik dan menyerang gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama. Ada pula yang menyindir, "baru sehari menjabat, langsung banjir."

Pukul 10.05 Genangan akibat luapan Kali Ciliwung di Kel. Kampung Melayu saat ini sudah surut (Via @18Sihombing)

Pukul 10.05 Genangan akibat luapan Kali Ciliwung di Kel. Kampung Melayu saat ini sudah surut (Via @18Sihombing)

ternyata masih ada beberapa lokasi yg terkena banjir setelah beberapa hari ini Jakarta diguyur hujan. semoga air segera surut di lokasi tsb.

Anies dan FPI

Akhirnya Anies Baswedan merangkul kelompok ekstrimis seperti FPI 👎👎👎

Akhirnya Anies Baswedan merangkul kelompok ekstrimis seperti FPI 👎👎👎

Contoh lain, lanjut Anies, adalah janji Prabowo yang seakan berpihak kepada heterogenitas dan pluralisme yang ada di Indonesia. "Tapi, dia justru mengakomodasi dan merangkul kelompok ekstremis seperti FPI," sambungnya. - 2014

Pernyataan Anies tentang Prabowo dan FPI ini banyak dibagikan di media sosial, terutama oleh para pendukung Ahok. Kutipan ini benar adanya dalam sebuah laporan Kompas.com. Kala itu, Anies mengomentari citra Prabowo yang dianggap tegas oleh masyarakat. Menurut Anies, dalam laporan itu, ketegasan Prabowo hanyalah pencitraan. 

Guntur Romli dari tim Ahok-Djarot mengingatkan lagi hal ini, karena Anies dalam Pilgub ini maju dengan tiket Gerindra, beberapa kali bicara positif tentang Prabowo, dan dalam rangka kampanye mendatangi markas FPI, dan melakukan jumpa pers bersama Rizieq Shihab.

Terakhir, Anies, bersama calon wakilnya, Sandiaga Uno, dan pasangan calon gubernur wakil gubernur nomor urut satu, Agus Harimurti dan Sylviana Murni, menghadiri aksi 112 Istiqlal, yang oleh pengapmat dianggap acara yang berbasis intoleransi dan digelar oleh kelompok-kelompok intoleran.

Apa arti kehadiran Agus-Sylvi dan Anies-Sandi di acara Istiqlal 112?

Klarifikasi wartawan Metro TV: 'Pengawalan dari FPI itu ada'

Pengawalan dari FPI itu memang ada. Setelah massa teriak 'usir Metro TV' ada laskar FPI - saya mengenali dari tulisan dibajunya- yang mendatangi saya meminta saya keluar dari situ. 'Mba keluar mba, kita tidak berani jamin keselamatan mbak kalau di sini.' Awalnya ada tiga orang yang mengawal saya keluar menuju jalan raya. Tapi sepanjang perjalanan, kekerasan dari massa itu terjadi. Ada yang menendang dan memukul. Sampai dipinggir jalan raya, mereka minta saya masuk gereja supaya aman, tetapi tidak bisa lewat pintu depan, akhirnya memutar lewat pintu samping dikawal juga oleh marinir. Dalam situasi itu saya memang tersenyum, supaya suasana tidak tegang.

Desi Fitriani - Metro TV kepada BBC Indonesia
facebook
FACEBOOK

Desi membenarkan gambar yang banyak beredar di media sosial - yang mengklaim bahwa FPI mengawal wartawan Metro TV, namun ia menegaskan bahwa kekerasan itu terjadi. 

Teks berita palsu

Jika Anda melihat sejumlah gambar semacam ini dengan teks beritanya, Anda perlu berpikir ulang dan mencari tahu, karena gambar presenter Indra Maulana ini sudah sering diedit dengan teks berita yang bermacam-macam. Entah dibuat sebagai lelucon sarkasme atau betul-betul ingin mengecoh, inilah sejumlah posting beredar di dunia maya.Dan sebagai catatan presenter ini sekarang sudah tak lagi bekerja untuk Metro TV. 

bbc
FACEBOOK
"Massa Aksi 112 Pukuli Wartawan Metro TV Hingga Sakaratul Maut."
bbc
FACEBOOK
"Surya Paloh Nyaris Tertembak di Filipina."
jakarta
FACEBOOK
"Jakarta Inginkan Perubahan." Ini tampak seperti 'screenshot' yang sesungguhnya.

#BelaUlamaBuiBasuki

Dikicaukan lebih dari 1.000 kali dan menjadi salah satu topik populer Twitter hari ini. Tapi kemunculan tagar tampak mencurigakan karena dikicaukan secara bersamaan oleh beberapa akun dengan isi tweet yang sama. "Sudah seharusnya Ahok yang dipenjara,kenapa FPI yang dikriminalisasi? #BelaUlamaBuiBasuki."

Hari ini berlangsung sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta. Sementara di Bandung, Rizieq Shihab memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama presiden pertama Soekarno.

bbc
SPREDFAST
Sejumlah akun yang mengawali cuit #BelaUlamaBuiBasuki hari ini.

Pemukulan wartawan di Istiqlal 112: Apa yang terjadi?

facebook
Facebook - Umaier Khaz

Unggahan di Facebook ini telah dibagikan ribuan kali, isinya mengatakan bahwa jurnalis Metro TV tidak dipukul, dan malah dikawal ketika meliput acara doa bersama di Masjid Istiqlal 11 Februari kemarin. "Metro TV kembali menipu publik" begitu judulnya. Mereka mengatakan bahwa wartawan Metro TV Desi Fitriani tidak mengalami pemukulan dan tidak ada luka memar sama sekali. 

"Justru teman-teman dari Laskar FPI yang memberikan pengawasan dan pengamanan ketat untuk jurnalis media anti Islam ini agar bisa keluar dari lokasi Aksi 112 dengan selamat."

Dalam foto itu tampak Desi berjalan tersenyum dipandu dua orang berseragam marinir, sementara kiri kanan tampak sejumlah orang bertutup kepala putih membuka jalan.

Sementara itu, Desi dalam sejumlah laporan media mengatakan menerima tindak kekerasan dan tidak menyebutkan ada pengawalan dari FPI. Sementara unggahan di Facebook itu tak menyinggung kehadiran marinir yang i foto itu tampak mengawal Desi keluar dari kerumunan. 

Secara umum, tindak kekerasan terhadap wartawan pada 11 Februari terjadi, kata Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Kekerasan itu setidaknya menimpa dua jurnalis Metro TV dan satu jurnalis Global TV:

  1. Dua jurnalis Metro TV, Desi Bo (reporter) dan Ucha Fernandes (kameraman) diusir oleh kerumunan massa. Keduanya digiring oleh massa dan dicaci maki, di intimidasi, dan di suruh keluar dari lingkungan masjid. Ucha Fernandes dipukuli di bagian perut, leher, dan kaki. Sedangkan kepala Desi dipukuli pakai bambu dan terluka. 
  2. Juru kamera Global TV Dino dituduh tidak sopan saat menyebut nama pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Sihab, tanpa menyertakan sebutan “Habib”. Massa memaksa dia untuk menambahkan kata “Habib” saat menyebut Rizieq Shihab. 
  3. Pada Jumat malam, 10 Februari 2017, mobil Kompas TV diusir oleh massa “112” dari lingkungan Masjid Istiqlal.

Foto yang keliru

Kita mulai dengan foto ini, yang beredar di media sosial. Gambar ini dihubungkan dengan insiden kekerasan terhadap jurnalis di Masjid Istiqlal pada 11 Februari kemarin. Tapi, foto ini sebetulnya adalah foto tahun 2014, yang menunjukan wartawan Metro TV di Makassar yang menjadi korban bentrok di UNM.

Facebook
Facebook

Selamat siang, berikut beberapa isu, wacana, dan tagar populer yang riuh dibicarakan jelang Pilkada Jakarta. Apakah termasuk kabar bohong atau fakta? Kami akan merangkum segala pembicaraannya di sini. 

Laman akan terus diperbaharui dengan perkembangan terbaru.