Opera New York dihentikan setelah 'abu kremasi manusia' ditebarkan

Mobil polisi di depan Opera Metropolitan New York setelah seseorang menebar bubuk misterius di orkestra Hak atas foto AP
Image caption Insiden tersebut memicu peringatan keamanan di Opera Metropolitan.

Opera Metropolitan New York menghentikan pertunjukan tengah harinya setelah seorang penonton menebar abu yang diduga adalah jasad manusia yang sudah dikremasi ke orkestra.

Insiden tersebut terjadi pada masa istirahat Guillaume Tell, dan memicu unit anti-teror memasuki lokasi Lincoln Center.

Beberapa penonton mengatakan bahwa seorang pria menyampaikan pada mereka, dia berada di sana untuk menebar abu seorang teman, kata polisi.

Pria tersebut sudah diidentifikasi dan pihak berwenang berupaya untuk menghubunginya.

Tempat-tempat budaya di New York mewaspadai potensi ancaman setelah serangan 11 September dan penebaran materi yang tak diketahui tersebut langsung memicu evakuasi gedung opera.

Pertunjukan kemudian dibatalkan, begitu pula dengan pementasan L'Italiana in Algeri pada malam harinya, mengikuti penyelidikikan polisi.

John Miller, wakil komisioner Kepolisian New York untuk bidang intelijen dan anti-teror, mengatakan bahwa meski penebaran abu tersebut melanggar peraturan kota namun "pada titik ini, saya tidak melihat ada niatan kriminal".

Beberapa penonton yang hadir merasa sedih tak bisa mengikuti babak keempat Guillaume Tell, yang dianggap memiliki musik terbaik dalam opera.