Penyembuhan ala pastor Afsel: semprotkan anti serangga ke muka jemaat

Afrika Selatan, Lethebo Rabalago Hak atas foto Facebook MZGA
Image caption Pastor Lethebo Rabalago, yang menyebut dirinya sebagai nabi, memimpin sebuah gereja yang disebut Majelis Umum Gunung Zion, MZGA.

Seorang pastor di Afrika Selatan menimbulkan kehebohan besar di Afrika Selatan setelah beredarnya foto dia sedang menyemprotkan obat serangga ke jemaatnya sebagai upaya penyembuhan.

Pastor Lethebo Rabalago mengatakan obat serangga Doom memiliki kekuatan penyembuhan.

Pemerintah sudah membentuk sebuah komisi untuk menyelidiki penyemprotan serangga oleh Pastro Rabalago tersebut, seperti dilaporkan wartawan BBC, Nomas Maseko, dari Johannesburg.

Pastor kontroversial yang mengaku nabi ini memimpin sebuah gereja Kristen beraliran karismatis di Provinsi Limpopo yang diberi nama Majelis Umum Gunung Zion, MZGA.

Menurut halaman Facebook gereja itu, pastor memulai penyembuhan dengan berbicara kepada setan-setan untuk mengetahui masalah yang dihadapi seseorang sebelum mengusir setan dengan menyemprotkan obat serangga ke bagian-bagian tubuh jemaat, termasuk mata.

Hak atas foto Facebook MZGA
Image caption Pastor Rabalago mengatakan tidak ada yang menginspirasinya selain yakin kepada Tuhan untuk semua hal.

"Sejulah orang datang dengan luka-luka namun kami semprot mereka dan mereka sembuh," jelas pastor yang berusia 24 tahun ini kepada situs berita Afrika Selatan, Times Live.

"Tidak ada yang menginspirasi saya. Saya hanya yakin kepada Tuhan untuk semua hal."

Dia juga mengatakan bahwa obat serangga tersebut bisa menyembuhkan kanker dan HIV.

Bulan Agustus lali Pastor Rabalago dilaporkan menaruh sebuah speaker besar di atas tubuh seorang jemaat untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapinya. Media setempat melaporkan speaker itu dimaksudkan bertindak sebagai 'tangan Tuhan'.

Kehebohan terakit penyemprotan obat serangga ini muncul setelah seorang pastor lainnya dikritik karena fotonya sedang melindas jemaatnya beredar di media sosial.

Sementara pastor lainnya berhasil meyakinkan jemaat untuk makan ular dan rumput maupun minum bensin sebagai proses penyembuhan.

Topik terkait

Berita terkait