Seorang pria yang meninju bayi umur lima hari dinyatakan bersalah

Elsie Rose Hak atas foto AMY DUCKERS
Image caption Bayi Elsie Rose dibawa keluar rumah untuk pertama kalinya oleh sang ibu sejak kelahirannya.

Seorang pria yang meninju bayi perempuan berusia lima hari di sebuah supermarket, dinyatakan bersalah.

Bayi Elsie Rose dipukul wajahnya di sebuah toko Tesco di Altrincham Road di Baguley, Manchester, pada tanggal 5 September.

David Hardy, 64 tahun, menyangkal sengaja menyerang sang bayi dan mengatakan kepada pengadilan bahwa ia menyangka bayi itu adalah sebuah boneka.

Ia mengakui, hal itu merupakan suatu 'kekeliruan yang mengerikan.'

Ia dihukum denda sebesar £900 (atau sekitar Rp16 juta) dan diperintahkan membayar biaya perkara sebesar £500 (atau sekitar Rp8 juta) dan kompensasi senilai £100 (atau sekitar Rp1.6 juta).

Ibu sang bayi, Amy Ducker, mengatakan kepada pengadilan ia 'benar-benar terguncang' oleh peristiwa itu.

Saat kejadian, bayi Elsie Rose tengah duduk di sebuah jok mobil yang ditempatkan di troli belanja di samping kakaknya.

Hari itu untuk pertama sang bayi dibawa keluar rumah sejak kelahirannya.

'Tinju yang longgar'

Di supermarket, Amy Ducker bertemu tak sengaja dengan seorang tetangganya yang bekerja di sana.

Tetangganya itu lalu memanggil istri Hardy untuk melihat 'bayi yang cantik,' katanya.

Sang tetangga mengatakan di persidangan, bahwa Hardy kemudian mendekat dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepadanya dan langsung meninju kepala bayi yang malang itu.

Bayi berusia lima hari itu segera dibawa ke rumah sakit dan dimonitor semalaman namun kemudian diperbolehkan pulang.

Hardy mengatakan dalam sidang bahwa ia hanya "main-main untuk mencairkan suasana " dan berpikir bahwa bayi itu adalah 'boneka' milik kakak Elsie Rose.

Image caption David Hardy menyangkal sengaja menyeang sang bayi dan mengatakan kepada pengadilan bahwa ia menyangka bayi itu adalah sebuah boneka dan mengakuinya sebagai suatu 'kekeliruan yang mengerikan.'

Ia mengatakan kakak sang bayi, gadis cilik berusia tujuh tahun itu. 'tampak jemu' dan ia bertanya: "Apakah itu bayi kamu?"

"Ia tidak menjawab dan saya mengatakan 'Saya akan membangunkan bayi kamu'," katanya.

Ia mengaku bahwa ia kemudian memukul anak itu dengan 'tinju yang longgar' untuk 'membangunkan' gadis itu.

Ia menambahkan bahwa kemudian ia menyadari bahwa tidak ada yang lucu tentang tindakan yang "sepenuhnya tidak pantas itu."

Hakim Sam Goozee menolak dalih Hardy yang mengaku keliru menyangka anak itu boneka dan menganggapnya alasan yang "tidak masuk akal".

Berbicara setelah sidang, John dan Linda Duckers, yang merupakan kakek dan nenek Elsie Rose, mengatakan bahwa Hardy seharusnya dijatuhi hukuman penjara.

Topik terkait

Berita terkait