Warga kumpulkan lebih dari Rp1 miliar untuk menggali lubang tak berguna

Lubang penggalian Hak atas foto CAH
Image caption Menggali lubang tanpa tujuan sama sekali, dengan dibiayai dari pengumpulan dana masyarakat.

Sejumlah warga menyumbangkan dana sekitar $95.000 atau sekitar Rp1,25 miliar untuk menggali sebuah lubang yang tak ada gunanya sama sekali.

Penggagasnya adalah pembuat kartu Cards Against Humanity (Kartu Melawan Kemanusiaan) sebuah permainan kartu yang populer di Amerika, untuk menandai apa yang disebut Black Friday, Jumat Hitam.

"Masa liburan sudah tiba, dan segalanya di Amerika berlangsung baik. Untuk merayakan Jumat Hitam, Cards Against Humanity menggali lubang luar biasa yang menembus bumi. "

'Lubang liburan' itu sudah digali sejak berhari-hari dan masih berhasil mengumpulkan sumbangan dana.

"Mengapa uang itu tidak disalurkan saja kepada badan amal," adalah pertanyaan yang berulang kali dilontarkan terkait hal ini.

Jawabannya adalah "Mengapa uang itu tidak disalurkan saja ke badan amal? Itu uang Anda sendiri."

Para penyelenggara mengatakan, penggalian lubang itu memang sekadar menggali lubang, 'tidak ada makna yang lebih dalam dari itu.'

"Ini sekadar lucu-lucuan saja," tulis mereka.

"Mungkin Anda tak menangkap (kelucuannya) pada awalnya. Namun suatu waktu, tahun depan, Anda akan terbahak dan mengingat seluruh kejadian tentang lubang ini."

Cards Against Humanity sudah pernah melakukan hal-hal ganjil sebelumnya untuk menandai Black Friday.

PAda tahun 2014 mereka berhasil menjual lebih dari 30.000 kotak kotoran hewan.

Tahun lalu, mereka menawarkan kepada para pembeli acara obral besar Black Friday untuk "membayar $5 (sekitar Rp65.000) tanpa bisa membeli barang apa pun."

Berita terkait