Dibekukan, izin maskapai yang pesawatnya jatuh di Kolombia

Pesawat, Kolombia, LaMia Hak atas foto AFP, RAUL ARBOLEDA
Image caption Pilot pesawat terdengar mengatakan 'ganguan elektronik total' dan 'kekurangan bahan bakar'.

Otorita penerbangan Bolivia membekukan izin operasi LaMia, perusahan penerbangan carter yang pesawatnya jatuh di Kolombia dan menewaskan 71 orang.

Pesawat yang kehabisan bensin itu lepas landas dari Santa Cruz di Bolivia menuju Medelin, Kolombia, dengan membawa pemain sepak bola klub Brasil, Chapecoense, bersama pejabat klub dan wartawan.

Hanya enam orang yang hidup dalam kecelakaan pesawat, Senin (28/11), di dekat Medelin tersebut.

Pesawat yang jatuh itu merupakan satu-satunya milik LaMia yang sebagian saham merupakan milik pilotnya. LaMia didirikan tahun lalu dan memiliki tiga pesawat namun dua diantaranya sedang diperbaiki.

Pihak berwenang di Kolombia mengatakan bukti-bukti semakin kuat bahwa pesawat jatuh karena kehabisan bahan bakar ketika sedang berupaya untuk mendarat.

Hak atas foto EPA
Image caption LaMia hanya memiliki tiga pesawat: satu sudah jatuh dan dua lagi sedang diperbaiki.

Pesawat yang jatuh -jenis BAE 146 Avro RJ85 buatan Inggris- tidak punya bahan bakar lagi ketika jatuh di pegunungan dengan Medelin.

Kepala Penerbangan Kolombia, Alfredo Bocanegra, membenarkan rekaman pilot yang meminta untuk mendarat karena kekurangan bahan bakar dan gangguan elektronik.

"Stelah bisa melakukan pemeriksaan atas semua puing-puing dan bagian dari pesawat, kami bisa menyatakan dengan jelas bahwa pesawat tidak memiliki bahan bakar saat tabrakan," kata Mr Bocanegra.

Hak atas foto EPA/MAURICIO DUENAS CASTANEDA
Image caption Persiapan pemakaman para pemain klub Chapecoense mulai berlangsung.

Dalam rekaman suara yang bocor ke umum, pilot Miguel Quiroga, terdengar memperingatkan 'gangguan total elektronik' dan 'kekurangan bahan bakar'.

Sementara itu persiapan sedang berlangsung di stadion milik klub Chapecoense untuk menyambut kedatangan jenazah korban yang diperkirakan tiba Jumat (02/12) besok atau lusa.

Pesawat Angkatan Udara Brasil sudah tiba di Kolombia untuk membawa pulang jenazah.

Chapecoense rencananya akan menghadapi Atletico Nacional dalam pertandingan final Copa Sudamericana di Medelin, Rabu (30/11).

Berita terkait