Usul penjara seumur hidup bagi pengemudi ugal-ugalan pelaku tabrak mati

Tabrakan truk Hak atas foto PA
Image caption Pemerintah menghendaki agar pelanggaran yang sekarang ini diancam hukuman maksimum 14 tahun, disetarakan dengan pidana pembunuhan.

Para pengemudi ugal-ugalan dan membahayakan dalam menjalankan kendaraan sehingga menyebabkan kematian orang lain bisa dihukum seumur hidup, demikian rancangan aturan baru yang diajukan pemerintah Inggris.

Para menteri menghendaki agar pelanggaran yang sekarang ini diancam hukuman maksimum 14 tahun, disetarakan dengan pidana pembunuhan.

Pengendara-pengendara motor yang menyebabkan kematian orang lain dengan kebut-kebutan, balapan liar atau bermain ponsel ketka mengemudi bisa mendapat hukuman lebih lama.

Lembaga masyarakat yang bergerak di bidang keselamatan jalan, Brake, menyambut rencana tersebut, tetapi mereka khawatir bahwa tetap saja tak banyak pengemudi 'ugal-ugalan' yang dipidanakan.

Para pelaku yang berada di bawah pengaruh minuman atau obat-obatan juga bisa diganjar hukuman seumur hidup.

Pada tahun 2015, hukuman penjara yang dijatuhkan bagi para pengemudi ceroboh yang menyebabkan kematian rata-rata hanya di bawah empat tahun.

Joseph, putra Dawn Brown-Lartey, Joseph, tewas seketika ketika seorang pengendara motor yang tengah ngebut menabraknya dan mengakibatkan mobilnya terbelah menjadi dua.

Sang pengendara motor yang tidak memiliki asuransi dan hanya memiliki surat ijin mengemudi sementara, dijatuhi hukuman enam tahun.

"Hidup kami berubah di luar yang bisa dibayangkan," katanya kepada BBC.

Pengendara motor itu mengaku bahwa ia melakukan perjalanan dari Leeds ke Manchester dalam waktu 11 menit, lalu ia mengunggah foto-foto speedometernya di Snapchat yang mencapai 225km/jam di jalan bebas hambatan dan menjalankan kecepatan di lampu merah 130km/jam di zona 50km/ jam.

"Polisi mengatakan bahwa ini adalah kecelakaan paling parah yang mereka temui di jalan perkotaan dan anak ini hanya menjalani hukuman tiga tahun penjara di rutan remaja ," tambahnya .

Hak atas foto GREATER MANCHESTER POLICE
Image caption Joseph Brown-Lartey tewas ditabrak pengendara motor yang yang memacu kecepatan tinggi.

Putri Janice Ward, Rachael, tewas tertabrak oleh seorang sopir yang melaju kencang di bawah pengaruh obat-obatan. Ia lalu dihukum penjara selama tujuh tahun.

Ia mengatakan kepada BBC bahwa keluarga teman-temannya merasa kecewa dengan hukuman tersebut.

"Ini tidak mencerminkan suatu kejahatan serius. Ketika mobil dijalankan seperti itu, itu adalah senjata mematikan dan harus digolongkan sama dengan penggunaan senjata mematikan lainnya. Seharusnya dikenai hukuman seumur hidup."

Jangan ceroboh

Stephen Oldham, seorang pengacara yang sering mewakili pengendara yang dituding melakukan pelanggaran, mengatakan harus dibuat kategori kesalahan sesuai jenis perilaku mengemudi.

Berbicara kepada BBC, ia mengatakan pada umumnya hukuman seumur hidup dikenakan bagi orang-orang yang telah "melampauai batas" dan melakukan pidana serius dan menunjukkan kecerobohan yang disengaja untuk membunuh atau menyebabkan cedera serius.

"Itu merupakan elemen yang seringkali luput dalam kasus mengemudi," tambahnya.

Menteri Kehakiman Sam Gyimah mengatakan ketentuan-ketentuan baru itu "mustahi menjadi pengganti atas kematian orang-orang yang dicintai," tapi ia bertekad untuk memastikan hukuman itu sesuai dengan kejahatan yang dilakukan.

"Para pengemudi yang mengakibatkan kematian telah menghancurkan kehidupan. Tindakan mereka menyebabkan rasa sakit yang tak terukur kepada keluarga, yang harus menanggung tragedi serta rasa kehilangan," tambahnya.

Yang sekarang sedang diselidiki juga adalah, apakah potongan hukuman otomatis 50% saat ini - yang berarti sopir hanya menjalani setengah dari hukuman mereka di penjara - masih akan berlaku.

Di bawah rencana yang terpisah yang diumumkan awal tahun ini, Departemen Transportasi akan mengatur untuk melipatgandakan hukuman bagi mereka yang menggunakan ponsel saat mengemudi. Denda akan naik dari £100 (atau sekitar Rp1,7 juta) menjadi £200 (atau sekitar Rp3,4 juta) dan pengurangan poin dalam SIM akan naik dari tiga menjadi enam.

Topik terkait

Berita terkait