Lady Gaga mengaku menderita stres setelah diperkosa pada usia 19 tahun

Lady Gaga Hak atas foto LADY GAGA / TWITTER
Image caption Lady Gaga (duduk di sebelah ibunya Cynthia) selama kunjungannya ke pusat penampungan tunawisma New York.

Bintang pop Amerika Serikat, Lady Gaga, mengungkapkan bahwa ia menderita gangguan stres pasca-trauma sejak diperkosa pada usia 19 tahun.

"Saya menderita gangguan mental - Saya menderita PTSD (kondisi kejiwaan yang dipicu oleh kejadian tragis yang pernah dialami)," katanya kepada program Today Show dalam kunjungannya ke tempat penampungan tunawisma untuk kaum gay di New York.

"Saya tidak pernah mengatakan hal ini kepada siapa pun sebelumnya," tambah sang bintang, yang sekarang usianya menginjak 30 tahun.

Lady Gaga mengatakan bahwa kebaikan hati adalah 'cara terbaik' untuk menyembuhkan.

"Kebaikan hati yang telah ditunjukkan kepada saya, oleh dokter serta keluarga saya juga teman-teman saya, benar-benar menyelamatkan hidup saya," kata penyanyi itu, usai membawa berbagai bingkisan untuk para remaja di pusat penampungan.

"Meditasi membantu saya untuk tetap tenang," katanya, ia pun menambahkan bahwa dirinya berjuang melawan gangguan mentalnya itu 'setiap hari.'

Lady Gaga kemudian menulis dalam akun Twitternya: "Hari ini saya berbagi satu rahasia terdalam saya dengan dunia. Menjaga rahasia membuat Anda sakit dan malu."

Topik terkait