Terlalu banyak di Facebook bisa membuat Anda menderita

Media sosial Hak atas foto iStock
Image caption Pernah merasa jengkel dan cemburu gara-gara melihat foto-foto di Facebook? Mungkin Anda menghabiskan waktu terlalu lama di media sosial.

Terlalu banyak menghabiskan waktu di Facebook, melihat foto-foto pasangan yang bahagia atau foto-foto liburan, bisa membuat Anda menderita, kata para peneliti.

Tim peneliti di Universitas Copenhagen, Denmark, menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan bisa memicu rasa cemburu.

Kesimpulan tersebut makin relevan terutama bagi mereka yang 'lebih sering berada di media sosial tanpa terhubung atau terlibat komunikasi aktif dengan para pengguna lain'.

Kajian ini melibatkan 1.300 responden, sebagian besar perempuan, dan diterbitkan di jurnal Cyberpsychology, Behaviour, and Social Networking.

"Memakai media sosial seperti Facebook secara terus-menerus bisa berdampak negatif terhadap kondisi emosional Anda," kata peneliti di artikel tersebut. Disebutkan pula pemakaian yang berlebihan bisa membuat Anda merasa tidak puas dengan apa yang Anda punya saat ini.

Yang terjadi kemudian adalah, kata tim peneliti, muncul perasaan negatif setelah membaca update atau melihat foto-foto di Facebook. Mengapa ini terjadi?

Para pakar mengatakan ini disebabkan oleh yang disebut sebagi 'perbandingan sosial yang tidak realistis'.

Lantas, bagaimana mengatasi perasaan cemburu atau mood yang rusak gara-gara melihat foto-foto orang lain yang tampak begitu bahagia di media sosial?

Hak atas foto iStock
Image caption Apakah Anda pernah mencoba untuk lepas sama sekali dari Facebook selama satu pekan? Pakar mengatakan detoks digital baik bagi Anda.

Para peneliti menyarankan untuk lebih aktif berkomunikasi dengan para pengguna lain di media sosial. Ini jauh lebih baik daripada hanya 'memelototi foto-foto tanpa bertegur sapa dengan pengguna lain'.

Cara lain adalah dengan berhenti sama sekali memakai media sosial, misalnya selama satu pekan, yang lebih sering disebut sebagai detoks digital, memutus sama sekali 'keterkaitan dengan Facebook, Twitter, dan sejenisnya'.

Atau mungkin Anda tertarik dengan keputusan beberapa kawan yang secara dramatis menghapus aplikasi Facebook di telepon genggam mereka.

"Saya memang sengaja menghilangkan dan menghapus Facebook dari kehidupan saya. Saya merasa jauh lebih tenang sekarang," katanya.

"Dulu saya menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di Facebook, kini saya bisa lebih banyak mengerjakan hal-hal lain yang jauh lebih bermanfaat."

Topik terkait

Berita terkait