Presiden terpilih Gambia tak bisa hadiri pemakaman anaknya yang digigit anjing

Adama Barrow Hak atas foto AFP
Image caption Barrow memenangkan pemilihan presiden tahun lalu, namun presiden yang dikalahkan, tak mau mengakui kekalahannya.

Anak lelaki presiden terpilih Gambia Adama Barrow tewas akibat digigit anjing.

Habibu Barrow yang berusia delapan tahun dilaporkan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit, Minggu, di Manjai, tak jauh dari ibukota Gambia, Banjul.

Barrow tidak bisa menghadiri pemakaman anaknya, karena terpaksa tetap tinggal di Senegal demi keselamatannya.

Barrow memenangkan pemilihan presiden tahun lalu, namun Presiden Yahya Jammeh yang dikalahkan, tak mau mengakui hasil penghitungan suara.

Lembaga antaranegara kawasan, Ecowas, meminta Barrow tetap tinggal di Senegal hingga Kamis depan, hari yang dijadwalkan untuk pelantikan presiden baru.

Image caption Sebagian warga Gambia meninggalkan negerinya menuju Senegal.

Ecowas juga mempertimbangkan intervensi militer untuk memaksa Presiden Jammeh menyerahkan kekuasaan.

Jammeh telah meminta Mahkamah Agung untuk menghentikan pelantikan Barrow.

Namun hari Senin, Hakim Agung menolak untuk mengambil keputusan terkait hal itu. Parlemen juga melakukan sidang darurat, hari Senin.

Agenda sidang darurat tidak jelas, namun diyakini bahwa parlemen diminta untuk memperpanjang mandat Presiden Jammeh.

Ribuan orang sudah mengungsi meninggalkan Gambia, terutama ke Senegal, dan sebagian mengatakan kepada PBB bahwa hal itu dilakukan karena Gambia sudah tak aman lagi.

Topik terkait

Berita terkait