Pria AS dikenai dakwaan kebencian setelah menyerang perempuan Muslim

Bandara JFK, Amerika Serikat Hak atas foto Getty Images
Image caption Dugaan serangan fisik dan penahanan tanpa melalui prosedur hukum diduga terjadi di Bandara JFK, New York, dengan korban perempuan berhijab.

Seorang pria asal Massachusetts, Amerika Serikat, didakwa dengan kejahatan kebencian karena memaki dan menendang seorang perempuan Muslim.

Robin Rhodes dituduh mengatakan, "Trump... kami akan menyingkirkan kalian semua," dan menghalangi perempuan itu keluar dari tempat kerjanya di ruang duduk Delta di bandar udara JFK, New York.

Kejaksaan Distrik Queens mengatakan bahwa pria berusia 57 tahun tersebut juga didakwa dengan melakukan serangan fisik serta menahan orang di luar jalur hukum.

Jika terbukti bersalah, maka dia terancam hukuman penjara maksimal selama empat tahun.

Perempuan korban serangannya, yang mengenakan hijab, sedang duduk di kantornya pada Rabu (25/01) malam ketika Rhodes dilaporkan muncul di pintu.

Meniru sembahyang

Pria tersebut kemudian memaki, memukul pintu, menghalanginya keluar, sebelum menendang kaki kanannya.

Ketika ada orang yang melerai, perempuan bersangkutan meninggalkan ruangan namun Rhodes dituduh mengikutinya dan berlutut di lantai seperti meniru umat Islam yang sembahyang.

Dalam berkas resminya, Kejaksaan Distrik Queens menghapus beberapa makian yang diucapkannya.

"(Makian dihapus) Islam, (Makian dihapus) ISIS, Trump sekarang di sini. Dia akan menyingkirkan kalian semua. Anda bisa bertanya kepada Jerman, Belgia, dan Prancis tentang orang-orang seperti ini. Anda akan melihat apa yang akan terjadi," salah satu teriakannya seperti yang dituduhkan dalam berkas perkara.

Topik terkait

Berita terkait