Enam remaja di Jerman tewas keracunan karbon monoksida usai pesta kebun

Keracunan monoksida Hak atas foto EPA
Image caption Bunga dan lilin diletakkan di sebuah gereja di Arnstein, sebagai ucapan duka terhadap para remaja yang meninggal.

Enam remaja ditemukan tewas di sebuah pondok yang terletak di sebuah kebun di negara bagian Bavaria, Jerman.

Mereka diduga meninggal karena keracunan karbon monoksida, kata polisi. Kematian mereka membuat warga di kota Arnstein larut dalam suasana duka.

Lima remaja laki-laki dan seorang perempuan, yang berusia antara 18 atau 19 tahun, ditemukan tak bernyawa pada hari Minggu (29/1) oleh pemilik kebun yang juga merupakan ayah dari dua korban tewas.

Polisi mengatakan keenamnya menyalakan kompor dan membakar kayu untuk menghangatkan badan, tapi kemungkinan penyebab lainnya masih diselidiki.

"Keenam remaja itu meninggal karena keracunan karbon monoksida," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

"Penyebab kebocoran gas beracun masih dalam penyelidikan."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Keenam remaja tersebut tengah mengadakan pesta kebun di dalam pondok yang terletak di area perkebunan.
Hak atas foto AFP
Image caption Polisi telah memasang garis pembatas di area perkebunan pribadi tempat pondok itu berada.

Pemilik kebun mengatakan bahwa ia mendatangi pondok tersebut setelah anak-anaknya tak kunjung kembali dari pesta di malam sebelumnya.

Salah seorang tetangganya mengatakan kepada media Jerman bahwa putrinya merayakan ulang tahun yang ke-18.

Bangunan yang terbuat dari bata itu agak jauh jaraknya di luar kota dan daerah tersebut tertutup salju.

Tragedi itu menyebabkan kesedihan mendalam di kota yang berjarak sekitar 30 km di bagian utara kota Wuerzburg.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap para remaja itu, warga setempat meletakkan bunga-bunga dan lilin di sebuah lokasi dekat gereja setempat.

Mereka juga berkumpul bersama dengan para teman dan kerabat pada hari Senin "untuk melakukan doa bersama".

Hak atas foto EPA
Image caption Warga setempat berdoa di gereja Arnstein.

Topik terkait