Trump cerca jaringan toko yang turunkan produk puterinya

Ivanka Trump Hak atas foto AP
Image caption Ivanka Trump bersama suaminya, Jared Kushner, pengusaha yang diangkat sebagai salah satu penasihat Trump.

Presiden Donald Trump kembali jadi bulan-bulanan kecaman setelah ia menyerang jaringan toko pakaian yang mencabut busana-busana produk perusahaan milik putrinya, Ivanka.

Trump bercuit bahwa "Ivanka telah diperlakukan begitu tidak adil" oleh jaringan pertokoan Nordstrom.

Seorang senator Demokrat menyebut posting itu 'tidak pantas' dan mantan pimpinan urusan etika Gedung Putih menyebutnya 'memalukan.'

Nordstrom menjadi jaringan toko kelima yang tak lagi menjual pakaian-pakaian produksi Ivanka Trump, dengan alasan kurang laku.

Langkah ini muncul di tengah boikot atas semua produk Trump, yang oleh para pegiat disebut #GrabYourWallet -rogoh dompet Anda, mengacu pada pernyataan Trump tahun 2005 tentang tubuh perempuan.

Seorang juru bicara Senator Bob Casey menyebut bahwa sang senator "merasa tidak etis dan tidak pantas bagi presiden untuk menyerang sebuah perusahaan swasta karena menolak untuk memperkaya keluarganya."

Norma Eisen, yang menjabat sebagai kepala urusan etika di bawah Presiden Barack Obama, menyebut langkah itu 'memalukan' dan menyarankan Nordstrom untuk menuntut Trump dengan Hukum Persaingan Usaha Tidak Sehat California.


Ini serangan berbeda - Komentar Anthony Zurcher, BBC News, Washington

Pada tahun 1950 Presiden Harry Truman menulis surat ungkapan kemarahan terhadap kritikus musik Washington, Post Paul Hume, yang sebelumnya menyorot putri presiden, Margaret saat tampil menyanyi. Enam puluh enam tahun kemudian, ada lagi presiden yang membela anaknya.

Untuk Truman, insiden itu menimbulkan olok-olok yang meluas. Serangan Donald Trump melalui Twitter pada Nordstrom mungkin memiliki konsekuensi lebih berat, dan menimbulkan pertanyaan tentang kelayakan seorang presiden menggunakan megafon publik lebih dari melindungi kehormatan seorang putrinya, tetapi juga untuk mendongkrak kepentingan bisnis keluarga.

Trump banyak mengecam berbagai perusahaan sebelumnya, tapi itu setidaknya dengan dalih memajukan kepentingan ekonomi AS. Yang ini berbeda. Yang ini adalah urusan pribadi.

Para ahli etika memperingatkan bahwa jaminan Trump tentang 'garis api' antara jabatan kepresidenan dan kepentingan bisnis dan keuangan keluarganya, tidak cukup. Sekarang presiden telah memberikan bagian kunci dari bukti pendukung baru yang bisa digunakan dalam gugatan hukum untuk memaksa Trump agar sepenuhnya menarik diri dari kerajaan bisnisnya.

Ironisnya adalah, pembelaan Trump terhadap putrinya mungkin menjadi bumerang. Akankah perusahaan retailer tertarik menjalin kemitraan dengan Ivanka Trump jika mengetahui mereka mengambil risiko jadi sasaran kemarahan presiden dan pendukungnya jika kemitraan itu tak berlangsung mulus?


Hak atas foto AP
Image caption Sejak menjabat sebagai presiden, Trump sudah banyak menyerang berbagai perusahaan swasta.

Juru bicara pers Gedung Putih Sean Spicer mengatakan bahwa keputusan Nordstrom adalah politis, dan presiden hanya bereaksi terhadap 'serangan' pada putrinya.

"Itu serangan langsung terhadap kebijakan Presiden dan nama (Ivanka) Trump dan jelas ada upaya untuk (presiden) untuk membela (Ivanka) karena mereka memiliki masalah dengan kebijakan-kebijakan (Presiden)," kata Spicer dalam jumpa pers harian.

Saat mengumumkannya enam hari lalu, Nordstrom mengatakan keputusan itu berdasarkan kinerja produk itu, dan mereka mengulang lagi pernyataan itu pada hari Rabu.

"Penjualan merek (Ivanka Trump) terus menurun ke titik yang tidak masuk akal secara bisnis bagi kami untuk melanjutkan penjualan merk itu saat ini," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, dan menambahkan bahwa Ivanka Trump secara pribadi telah dikabari tentang keputusan itu pada awal Januari.

Hak atas foto Twitter
Image caption Anak saya Ivanka diperlakukan begitu tak adil oleh @Nordstorm. Dia (Ivanka) adalah seorang pribadi yang hebat -selalu mendorong saya untuk melakukan hal-hal yang benar.

Cuitan yang dikirim oleh akun @realDonaldTrump milik Donald Trump kemudian dicuit-ulang oleh akun resmi kepresidenan, @POTUS.

Saham perusahaan retailer Nordstrom jatuh 0,7%, sebelum naik lagi sedikit pada tengah hari.

Awal pekan ini, Ibu Negara Melania Trump juga dikecam setelah dia kembali mengajukan gugatan terhadap Daily Mail atas tuduhan palsu bahwa dia pernah bekerja sebagai perempuan panggilan. Melania Trump menuntut ganti rugi $150 juta, atau sekitar Rp1,8 triliun.

Beberapa kalangan menuding Melania memanfaatkan posisinya sebagai ibu negara untuk mencari keuntungan finansial.

Berita terkait