Taliban serukan warga untuk lebih banyak menanam pohon

Taliban Hak atas foto AFghan Islamic Press
Image caption Pemimpin Taliban, Hibatullah Akhundzada, dikenal sebagai ulama garis keras dari Kandahar.

Pemimpin Taliban di Afghanistan, Hibatullah Akhundzada, mendesak warga untuk menanam lebih banyak pohon.

Dalam satu pernyataan, ia menyerukan warga sipil dan para pejuang untuk 'menanam satu atau beberapa pohon untuk memperindah Bumi dan untuk memberi kemanfaatan bagi makhluk ciptaan Allah'.

"Pohon memainkan peran yang sangat penting untuk melindungi lingkungan, pembangunan ekonomi, dan untuk memperindah Bumi," kata Akhundzada, seperti dikutip situs Taliban Voice of Jihad.

"Menanam pohon dan bercocok tanam adalah tindakan yang bermanfaat di dunia dan akan mendapatkan pahala di akhirat."

Deforestasi adalah salah satu masalah besar di Afghanistan dan pohon-pohon ditebang baik untuk pemanas ruangan maupun untuk dijual secara gelap.

Pernyataan Taliban yang secara khusus berbicara tentang lingkungan, seperti seruan menanam pohon seperti ini, sangat jarang.

Akhundzada, yang diangkat sebagai pemimpin Taliban pada Mei tahun lalu, lebih dikenal sebagai pemimpin agama dibandingkan komandan militer.

Hak atas foto EPA
Image caption Sebagian besar warga di Afghanistan menggunakan kompor dengan bahan bakar kayu.

Seruan khusus yang dikeluarkan hari Minggu (26/02) dan diumumkan di berbagai saluran resmi kelompok ini kontras dengan retorika yang biasanya berisi penentangan terhadap pemerintah atau para pendukung koalisi NATO.

Juru bicara Presiden Ashraf Ghani, Shah Hussain Murtazawi, menggambarkan seruan ini sebagai 'pengalihan isu' dari 'kejahatan dan penghancuran yang dilakukan Taliban'.

Taliban berkuasa di Afghanistan mulai 1996 hingga penggulingan kekuasaan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat pada 2001.

Sejak itu mereka ditawari masuk ke pemerintahan dengan syarat mengakhiri perlawanan senjata, namun tawaran ini selalu mereka tolak.

Topik terkait