Jilbab, koleksi baru busana olahraga Nike

Nike hijab Hak atas foto Nike

Jilbab produksi raksasa olahraga Nike, yang akan dipasarkan pada 2018, konon dirancang untuk membuat olahraga lebih nyaman bagi perempuan Muslim.

Jilbab itu dibuat dari bahan kain yang ringan dan memiliki pori-pori untuk udara. Ukurannya sengaja dirancang panjang sedemikian rupa agar tidak copot saat melakukan kegiatan olahraga.

Menurut Nike, mereka sudah mulai mengembangkan jilbab sport itu sejak tahun lalu.

Penutup kepala muslimah untuk olahraga sudah masuk pasar sejak beberapa tahun terakhir, antara lain diproduksi oleh Capsters dan ResportOn, namun Nike akan merupakan raksasa industri olahraga pertama yang mengambil peluang ini.

Hak atas foto Nike
Image caption Nike mengatakan masukan dari para atlet berjilbab menunjukkan kebutuhan akan jilbab berbahan tipis yang enteng.

Tanggapan di media sosial, umumnya positif.

Hak atas foto TWITTER
Image caption Nurhan mengatakan, "Yang mempermasalahkan #nikehijab, silakan berolahraga dengan jilbab normal dan rasakan panas yang jahanam di kepalamu. Saya, jujur saja, senang." Dan Hend Amry mengatakan, "Aduh, padahal sudah bertahun-tahun saya berhasil menjadikan (ketiadaan) jilbab (sporti) untuk tidak berolahraga lari."

Namun ada juga pengguna jilbab yang mempertanyakan keputusan memasang logo Nike mereka di jilbab produk mereka.

Nike beralasan, mereka dengan sangat seksama mempertimbangkan untuk menempatkan lambang 'centang' di atas kuping kiri untuk 'menonjolkan sifat kinerja jilbab yang maksimal.'

Atlet Uni Emirat Arab, Zahra Lari, menjadi model jilbab Nike dan memposting memposting foto dirinya di Instagram. mengenakan busana olahraga Nike untuk menandai Hari Perempuan Internasional.

Hak atas foto INSTAGRAM

Zahra Lari merupakan peselancar es pertama Uni Emirat Arab yang tampil dalam kompetisi internasional dan berharap bisa mewakili negerinya di Olympiade Musim Dingin 2018.

Topik terkait

Berita terkait