Foto perempuan berkostum Bali di Facebook ternyata bukan putri Arab Saudi

facebook puteri saudi palsu Hak atas foto FACEBOOK
Image caption Unggahan I Wayan Adi Sumiran menyebut bahwa perempuan itu adalah seorang putri kerajaan Arab Saudi.

Perempuan yang mencoba busana tradisional Bali sesudah menjalani perawatan spa di Bali, bukanlah putri Raja Salman sebagaimana dihebohkan, kata pemilik layanan spa tersebut.

Kehebohan muncul menyusul unggahan I Wayan Adi Sumiran, pemilik Adi Spa di daerah Kedonganan, Jimbaran, Bali. Lima foto dalam unggahan itu terpusat pada seorang perempuan mengenakan busana tradisional Bali dengan bahu terbuka.

Disebutkan dalam unggahan itu (dengan sedikit perbaikan ejaan di sini), "Om Swastyastu, Terima kasih banyak Princessnya Raja Salman dan staf yang berkunjung ke Adi SPA dan melakukan akvitas spa dan Balinese costume. Ternyata mereka sangat senang sekali. Om shanti, shanti, shanti om."

Kehebohan muncul sejak diunggahnya foto tersebut, Rabu (08/03). Terutama karena kontras yang ditimbulkan antara citra tertutupnya busana perempuan di Kerajaan Arab Saudi, dengan foto-foto yang memperlihatkan bahu dan lengan terbuka.

Namun kemudian, I Wayan Sumiran mengakui sendiri bahwa perempuan itu bukanlah putri Raja Salman, bukan pula bagian dari rombongan Raja Salman yang sedang berlibur di Bali, melainkan seorang pramugari. Beberapa pengguna media sosial menyebut, perempuan itu adalah seorang bintang Bollywood.

"Karena itu saya mohon maaf. Saya klarifikasi pernyataan yang di Facebook itu tidak benar," ujarnya, Kamis (09/03), kepada wartawan Bali, Gita Elhasni.

Mengapa dia mengunggah foto-foto dengan keterangan keliru itu? Ia berdalih, itu hal yang biasa dilakukan saat kedatangan tamu-tamu yang dianggap penting di Bali.

Image caption Delegasi Raja Salman berada di Bali untuk melihat kebudayaan setempat yang sebenarnya.

Ia tak bersedia berbicara lebih jauh soal itu. Namun dikatakannya, pramugari itu berada di spa yang dikelolanya sekitar satu jam dan meminta layanan untuk berfoto dalam busana dan riasan seorang perempuan Bali, yang tarifnya sebesar US$65 (sekitar Rp800.000).

Ia menyebut, selain pramugari itu ada juga staf laki-laki maskapai penerbangan yang tak dia sebutkan namanya, yang meminta layanan healing spa.

Namun ia menegaskan, mereka bukan bagian dari rombongan kerajaan Arab Saudi.

Sebelumnya, ada pula dua perempuan yang membawa ratusan lembar kertas yang mereka sebut berisi puisi-puisi yang hendak mereka serahkan kepada Raja Salman. Salah satu perempuan itu mengaku sebagai ibu kandung dua pangeran Arab.

Sampai berita diturunkan, I Wayan Sumiran belum mencabut unggahan itu dan belum juga menulis klarifikasi di Facebook.

Berita terkait