Google beri penghormatan bagi legenda film Malaysia

Hak atas foto Google

Google memberikan penghormatan kepada legenda film Malaysia, almarhum P Ramlee, lewat coret-coretan animasi terbaru pada ulang tahunnya yang ke-88.

Dilahirkan dengan nama Teuku Zakaria pada 22 Maret 1929 di Negara Bagian Penang, dia dipandang sebagai ikon hiburan Malaysia.

P Ramlee terkenal di Asia Tenggara, bahkan sampai ke Hong Kong dan Jepang.

Dia meninggal dunia karena serangan jantung pada usia 44 tahun. Peristiwa ini mengejutkan warga negaranya.

"Keberhasilan seninya meninggalkan jejak selamanya pada sejarah kebudayaan Malaysia," demikian pernyataan pada situs internet Google.

Terkenal karena serba bisa

Seorang aktor, sutradara, produser, penyanyi, penulis lagu dan komposer, P Ramlee melakukan banyak hal sepanjang kariernya. Dia menyumbangkan karyanya pada lebih 60 film dan menggubah 250 lagu.

Salah satu filmnya yang paling terkenal adalah Nujum Pak Belalang. Dengan mengangkat kisah rakyat Melayu, film ini bercerita tentang seorang pria dan anak laki-lakinya yang bekerja sama untuk membantu desa mereka dengan menjadi peramal kerajaan.

Google mengatakan coretan yang dapat diperoleh dari halaman Melayunya tersebut, menggarisbawahi "keragaman seni legenda Malaysia dan menampilkannya seperti yang diingat banyak orang" lewat kumis tipis, setelan kotak-kotak dan kepalanya menoleh sedikit ke samping.

"Alasan mengaapa dia kemudian menjadi tidak terlalu populer karena saat itu terjadi banjir hal-hal lain seperti film Hong Kong dan Cina, sehingga terjadi persaingan," kata tokoh kawakan TV Melayu, Najip Ali.

Hak atas foto Google
Image caption Google memperlihatkan proses pembuatan coret-coretan.

"Dia tersisih karena ada sejumlah sutradara lain yang berusaha membina karier mereka. Tetapi kelebihannya adalah Ramlee dapat menyampaikan cerita dengan baik sekali, mampu mewakili masa itu."

Sebuah dokumenter mengungkapkan bahwa meskipun kariernya berhasil, P Ramlee meninggal dunia dalam keadaan miskin.

"Meskipun dia senang membuat orang lain tertawa, dia adalah seseorang yang hidupnya menyedihkan," kata Lim.

Saat ini, sumbangannya dihormati banyak orang. Museum, aula, gedung dan bahkan jalan di ibu kota Kuala Lumpur menggunakan namanya.

Baru-baru ini sebuah drama musik tentang karya Ramlee dipentaskan dengan menampilkan penyanyi dan komposer baru.

"Tetapi setelah mendengarkannya, Anda akan mengetahui lagu aslinya jauh lebih baik," kata Ali.

Sean Ghazi, seorang aktor Malaysia yang memerankan Ramlee pada drama tersebut menyebutnya sebagai seorang "pahlawan musik Malaysia".

"Dia adalah seniman zaman kebangkitan, gabungan Frank Sinatra dan Dean Martin."

Laporan wartawan BBC, Heather Chen.

Berita terkait