Donald Trump menarik kembali RUU layanan kesehatan

Donald Trump Hak atas foto Getty Images
Image caption Donald Trump berjanji untuk mengganti dan membatalkan Obamacare dalam kampanye.

Presiden AS Donald Trump telah menarik kembali Rancangan Undang-Undang setelah gagal meraih cukup dukungan untuk diloloskan ke Kongres.

Ketua DPR AS Paul Ryan mengatakan dia dan Trump telah sepakat untuk mencabutnya, setelah tidak berhasil meraih dukungan yang dibutuhkan yaitu, minimal 215 suara dari anggota Partai Republik.

Keputusan itu merupakan pukulan besar bagi Trump.

Membatalkan dan mengganti program yang dikenal dengan Obamacare merupakan salah satu janji utamanya dalam pemilu.

Pada Jumat pagi, sektretaris pers Gedung Putih Sean Spicer mengatakan pemungutan suara akan dilakukan pada 15:30 waktu setempat.

Trump dilaporkan telah memperingatkan Republikan, jika mereka tidak menyetujui RUU ini maka mereka akan terjebak dengan program layanan kesehatan selamannya.

Bagaimanapun, sejumlah laporan menunjukkan bahwa antara 28 dan 35 Republikan menentang draf yang ditawarkan Trump yaitu American Health Care Act.

Pemungutan suara tersebut dibatalkan sesaat setelah 15:30, dan Parlemen sekarang telah memasuki masa reses.

'Obamacare akan meledak'

Republikan merupakan mayoritas di DPR dan Senat AS.

Bagaimanapun, sejumlah anggota Partai Republik tidak senang dengan RUU yang terlalu banyak memangkas perlindungan kesehatan, sementara anggota lainnya merasa perubahan yang diusulkan tidak terlalu banyak.

RUU tersebut juga tampaknya tidak populer di kalangan masyarakat, yang ditunjukkan dalam hasil survei terbaru yang hanya didukung 17% responden.

Berbicara setelah penarikkan RUU, Trump menyalahkan Demokrat karena tidak mendukun rancangan tersebut dan memperkirakan Obamacare akan "meledak".

Dia mengatakan Republikan pada saat ini mungkin lebih fokus pada reformasi pajak.

"Kita harus membiarkan Obamacare berjalan untuk sementara waktu," kata dia, menambahkan jika Demokrat "beradab dan bersama-sama" dua partai dapat bekerja sama dan akan menghasilkan sebuah "RUU layanan kesehatan yang hebat".

Berita terkait