Sepuluh tujuan wisata paling populer di London

London, British Museum Hak atas foto PA/Tim Ireland
Image caption British Museum juga memajang peninggalan seni dari berbagai belahan dunia lain.

Berwisata ke Inggris mungkin bisa disebut 'gampang-gampang susah' karena begitu banyaknya pilihan sehingga jika tidak punya rencana maka bisa jadi tujuan wisata yang populer jadi luput.

Belum lagi memasukkan acara belanja di kawasan belanja terkenal, Oxford Street, maupun yang belakangan ini tak kalah populernya: pusat pertokoan diskon di luar kota London.

Namun jika Anda tak mau kalah dengan para turis lainnya, maka daftar 10 tujuan wisata paling populer di Inggris bisa menjadi panduan. Dan kesepuluh tujuan wisata itu berada di London.

Di puncak pertama adalah British Museum dengan 6,4 juta pengunjung sepanjang tahun 2016 walau sebenarnya jumlah itu turun 5,9% dibanding tahun sebelumnya.

______________________________________________________________________

Daftar 10 besar tujuan wisata di Inggris, versi Asosiasi Tujuan Wisata Utama, ALVA.

  1. British Museum : 6.420.395 pengunjung
  2. National Gallery : 6.262.839
  3. Tate Modern : 5.839.197
  4. Natural History Museum : 4.624.113
  5. Southbank Centre : 3.909.376
  6. Somerset House :3.443.220
  7. Science Museum : 3.245.750
  8. Victoria and Albert Museum : 3.022.086
  9. Tower of London : 2.741.126
  10. Royal Museums Greenwich : 2.451.023
Image caption Galeri seni kontemporer Tate Modern terletak di bangunan bekas turbin di tepi Sungai Thames.

_____________________________________________________________________

Yang meningkat popularitasnya adalah Tate Modern, galeri seni kontemporer yang menggunakan bangunan bekas turbin listrik yang terletak di tepi Sungai Thames.

Lebih dari 5,8 juta orang berkunjung ke Tate Modern, yang meningkat sampai 24% dibanding tahun 2015 dan menempatkannya di peringkat ketiga.

Hak atas foto AFP/JOEL FORD
Image caption Acara doa bersama untuk korban serangan Westminter (23/02) lalu di gelar Alun-alun Trafalgar di depan National Gallery.

Bernard Donoghue, Direktur ALVA, mengatakan serangan teroris di beberapa kota Eropa tahun lalu menyebabkan sejumlah orang enggan untuk berkunjung ke kota-kota besar utama.

"Ada beberapa kekhawatiran keamanan tentang pusat kota London dan atraksi di pusat kota, baik di kalangan turis asing maupun kalangan keluarga di dalam Inggris," kata Donohghue kepada kantor berita Press Assocation, PA.

"Kami melihat pemindahan ke luar kota London dari sejumlah orang yang datang untuk tempat atraksi."

Bagaimanapun masih belum ada data maupun perkiraan jumlah wisatawan ke London setelah serangan teroris di Westminster, pusat kota London, Rabu (22/03), yang menewaskan empat orang dan seorang pelakunya.

Topik terkait

Berita terkait