Pria tertua Inggris 'agak kesal' HUT 109 sama dengan Artikel 50

Bob Weighton
Image caption Bob Weighton dalam wawancara dengan BBC, Desember 2016 lalu, mengaku beruntung bisa berusia panjang.

Pria tertua di Inggris mengaku bahwa dia 'agak kesal' merayakan ulang tahun ke-109 bersamaan dengan diserahkannya Artikel 50 kepada Uni Eropa.

Penyerahan surat berisi Artikel 50 kepada Presiden Uni Eropa, Donald Tusk, menandai dimulainya proses resmi keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa, Rabu (29/03).

Bob Weighton mengatakan 'tidak tertarik' dengan semua keputusan dan anggaran Uni Eropa namun berpendapat keluar dari blok itu merupakan 'kesalahan'.

Penandatangan Artikel 50 oleh Perdana Menteri Theresa May -sehari sebelumnya- menurutnya 'sama sekali bukan sebuah langkah maju'.

"Dia tidak menelepon saya untuk melihat bagaimana reaksi saya," canda Weighton.

Mantan guru dan dosen yang kini tinggal di Alton, di kawasan Hampshire, mengambarkan dirinya sebagai orang yang berpikir secara amat internasional.

Dia memiliki 20 cucu dan 25 cicit yang tinggal tersebar di sejumlah negara Eropa, antara lain Jerman.

Hak atas foto AFP/CHRIS J RATCLIFFE
Image caption Dubes Inggris untuk UE, Tim Barrow, menyerahkan surat kepada Presiden UE, Donald Tusk, pada 29 Maret yang bersamaan dengan HUT Weighton.

Seperti bercerai

Weighton menegaskan tidak mungkin tidak akan ada dampak dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

"Anda tidak bisa pergi begitu saja dan berharap tidak akan ada dampaknya."

"Ini bukan seperti keluar dari klub golf karena Anda tidak suka sama sekretarisnya, tapi lebih seperti perceraian dengan semua orang mengalami sakit kepala dan saling tuduh yang menyusul belakangan," tambahnya.

Namun dia juga menegaskan pada akhirnya orang tidak selalu hidup sesuai dengan keinginannya.

Sepanjang usianya, Weighton sudah menjalani berbagai kehidupan dan yang 'paling menarik' -menurutnya- adalah pada usia 25 hingga 40 tahun ketika bekerja di Taiwan mengajar Bahasa Inggris untuk murid sekolah.

Ulang tahun 190-nya dirayakan dengan makan siang bersama beberapa anggota keluarga dan teman-temannya di rumah penampungan tempat dia tinggal saat ini.

Walau tercatat sebagai pria tertua di Inggris, dia berbagi gelar sebagai pria tertua di Inggris Raya bersama Alf Smith, yang tinggal di Skotlandia, yang juga lahir pada 29 Maret 1908.

Topik terkait

Berita terkait