Hindari tagihan restoran, penyanyi berenang ke laut

Omeros Bros, Australia Hak atas foto Omeros Bros
Image caption Pihak restoran Omeros Bros menolak tuduhan 2pec bahwa lobsternya dimasak terlalu lama.

Seorang penyanyi rapper Australia tidak membayar tagihan di sebuah restoran makanan laut dan melarikan diri dengan berenang ke laut.

Pengadilan di Negara Bagian Queensland mengatakan polisi mengejar rapper bernama panggung 2pec itu dengan menggunakan jetski (kenderaan seperti sepeda motor di laut).

Namun 2pec mengaku dia pergi karena harus membantu seorang teman yang melahirkan di pantai, seperti dilaporkan berbagai media. Tagihannya di restoran makanan laut itu mencapai A$600 atau sekitar Rp6 juta.

Belakangan 2pec atau Terry Peck mengaku lobster yang dipesannya terlalu lama dimasak, setelah didakwa dengan pencurian dan melakukan serangan.

Pria berusia 33 tahun tersebut hadir di pengadilan sehari, Senin (10/04) setelah 'aksinya' di Restoran Omeros Bros, di pantai Surfers Paradise di Australia bagian timur.

Dia dilaporkan menyantap hidangan dua lobster, satu anak cumi, 21 tiram, dan 'sejumlah' bir Corona.

"Ya ampun! Untuk dia sendiri," komentar Hakim Joan White ketika memberi keputusan bebas dengan jaminan, seperti dilaporkan ABC News.

Pihak restoran, yang diwakili oleh Mark Hunnybun, menolak tuduhan bahwa mereka memasak lobster dengan tidak benar, "Kami bangga dengan masakan lobster kami yang sempurna."

Hak atas foto El Rincon de Pepin
Image caption Restoran El Rincon de Pepin di Spanyol juga menghadapi pelanggan yang lari sebelum membayar tagihan.

Kelompok 'pencuri restoran'

Australia bukan negara satu-satunya tempat restoran yang ditinggal oleh para pelanggan yang tidak membayar.

Bulan lalu, kepolisian Spanyol menangkap seorang pemimin kelompok yang diduga melakukan aksi makan-makan di restoran tapi lari sebelum membayarnya.

Kelompok yang terdiri dari 100 orang lebih itu memesan makanan senilai 2.000 Euro atau sekitra Rp28 juta di Restoran El Carmen di Bembibre dan mengaku merayakan upacara pembaptisan.

Namun mereka lari tanpa membayar sebelum makanan pencuci mulut dihidangkan.

Insiden serupa terjadi sepekan kemudian di dekat tempat itu, di Restoran El Rincon de Pepin, namun kali ini dengan alasan resepsi pernikahan.

Kelompok 'pencuri' itu membayar 1.000 Euro sebagai uang muka namun menghabiskan 10.000 Euro sebelum melarikan diri, seperti dikatan pemilik restoran, Laura Arias, kepada BBC.

Topik terkait

Berita terkait