Pimpinan United Airlines tuduh penumpang 'mengganggu dan melawan'

United Airlines Hak atas foto Jayse D Anspach

Pimpinan eksekutif United Airlines mengatakan para stafnya 'mengikuti standar prosedur' dalam insiden yang memperlihatkan seorang penumpang diseret ke luar dari pesawat.

Dalam surat kepada karyawan, yang diperoleh media Amerika Serikat, Oscar Munoz mengatakan 'kecewa melihat dan mendengar hal yang terjadi' namun menambahkan penumpang bersangkutan 'mengganggu dan melawan'.

Maskapai penerbangan itu sebelumnya mengatakan akan menyelidiki insiden bersangkutan setelah beredarnya video yang memicu kecaman meluas.

Munoz mendapat kritik di media sosial karena tanggapannya atas insiden tersebut.

Lewat email, seperti yang dikutip kantor berita Associated Press, dia mengatakan, "Karyawan kami mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan untuk menangani situasi seperti itu."

Hak atas foto Reuters
Image caption Oscar Munoz terpilih sebagai Komunikator Terbaik AS tahun 2017 versi majalah PRWeek.

"Walau menyesalkan situasi ini terjadi, saya juga berempati untuk berdiri di belakang kalian semua dan saya ingin memuji Anda untuk terus berupaya memastikan kita terbang dengan benar."

Menurut Munoz, penumpang bersangkutan menolak meninggalkan pesawat secara sukarela sehingga staf tidak punya pilihan selain memanggil Petugas Keamanan Penerbangan Chicago untuk membantu mengeluarkannya dari pesawat.

Bulan lalu, majalah PRWeek, menetapkan Munoz sebagai Komunikator Terbaik AS tahun 2017, namun penangangan atas insiden ini menuai kritik di media sosial.

'Kronologi' peristiwa

Jayse D Anspach -yang menerbitkan video menghebohkan ini- menulis semacam kronologi tentang peristiwa tersebut: "#United kelebihan penumpang dan ingin empat dari kami memberi kursi kepada karyawan yang perlu bekerja esok harinya."

"Tidak ada yang mau secara sukarela, jadi United memutuskan untuk memilih kami. Mereka memilih seorang dokter Asia dan istrinya."

Hak atas foto Twitter
Image caption Naik sebagai dokter, turun sebagai pasien

"Dokter itu perlu bekerja keesokan harinya, jadi dia menolak," jelas Anspach.

"Sepuluh menit kemudian, dokter itu berlari kembali ke pesawat dengan wajah berdarah, berpegangan pada tiang di belakang dan berteriak 'Saya ingin pulang."

Hak atas foto Twitter
Image caption Kami dudukkan Anda, lantas kami pukul Anda

Salah seorang dari tiga aparat keamanan yang terlibat 'diminta cuti', menurut Departemen Penerbangan Chicago, dan tindakannya 'jelas tidak dibenarkan oleh departemen'.

Penyelidikan juga akan dilakukan Departemen Penerbangan Chicago atas insiden, yang disebut 'tidak sesuai dengan prosedur standar kami'.

United Airlines mengatakan ingin berbicara langsung dengan penumpang bersangkutan untuk 'penanganan lebih lanjut dan penyelesaiannya'.

Topik terkait

Berita terkait