Elton John terkena 'infeksi bakteri mematikan', sejumlah konser dibatalkan

Sir Elton John Hak atas foto Reuters
Image caption Sang bintang memuji para penggemar serta tim medis yang telah merawatnya dengan 'luar biasa dan baik'.

Penyanyi Sir Elton John menderita infeksi bakteri yang 'berpotensi mematikan' selama menjalani tur musiknya, sehingga harus dirawat selama dua malam di ruang perawatan intensif dan membatalkan konser-konsernya di AS, ungkap manajemennya.

Musikus itu harus kembali ke Inggris untuk segera mendapat perawatan, setelah mengalami sakit parah saat menjalani tur terakhirnya di Amerika Selatan pada pekan lalu.

Sembilan konser yang dijadwalkan di Las Vegas dan California selama dua minggu ke depan terpaksa dibatalkan.

Kini, Sir Elton tengah beristirahat di kediamannya.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh manajemennya mengungkapkan bahwa jenis infeksi yang diderita oleh bintang tersebut 'langka dan berpotensi mematikan'.

Namun mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang penyakit yang diderita oleh Sir Elton John.

"Beruntung, tim medis Elton bisa mengidentifikasinya dengan cepat dan berhasil menanganinya, ia diharapkan dapat pulih sepenuhnya," tambahnya.

Hak atas foto PA
Image caption Penyanyi berusia 70 tahun itu telah menjual lebih dari 200 juta rekaman sepanjang karier musiknya.

Sir Elton dijadwalkan untuk melanjutkan jadwal pertunjukan live di Inggris pada tanggal 3 Juni mendatang.

"Saya sangat beruntung memiliki penggemar-penggemar yang luar biasa dan setia dan saya meminta maaf karena sudah mengecewakan mereka. Saya sangat berterima kasih kepada tim medis yang luar biasa merawat saya dengan baik," kata bintang tersebut.

Tur dunianya yang bertajuk Million Dollar Piano akan berakhir pada bulan Mei 2018.

Selama lima dasawarsa dalam kariernya, penyanyi Sir Elton mendapat berbagai penghargaan, mencetak hit, dan rekor dunia.

Penyanyi berusia 70 tahun itu telah menjual lebih dari 200 juta rekaman, menjadikannya sebagai salah satu artis paling sukses sepanjang masa.

Topik terkait

Berita terkait